Posted in dailynotesyanti

CARA – CARA SEDERHANA UNTUK MENYELAMATKAN BUMI

Akhir-akhir ini di Indonesia sering sekali terjadi bencana alam, antara lain banjir bandang, tanah longsor, tsunami, letusan gunung berapi, gempa bumi, dan kekeringan. Bencana-bencana tersebut ada yang disebabkan oleh faktor alam dan ada pula yang disebabkan oleh ulah manusia. Banyaknya bencana alam dan perubahan kondisi iklim yang kian waktu kian tidak menentu menandakan ketiadaan keseimbangan alam. Hal itu bisa terjadi karena berubahnya lingkungan. Lingkungan dapat berubah karena beberapa sebab antara lain : penebangan hutan sistem tebang habis, penggunaan zat-zat kimia seperti pestisida dan mercury, pemusnahan hewan-hewan predator dan pencemaran lingkungan.
Pencemaran lingkungan itu sangat berdampak buruk bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lain di sekitarnya, antara lain dapat menurunkan kemampuan reproduksi yang berakibat pada kematian, berkurangnya kualitas lingkungan dan rendahnya kualitas kesehatan dan kematian organisme yang yang hidup di dalam lingkungan tersebut. Lingkungan yang tercemar dapat merusak kestabilan hidup banyak spesies tumbuhan, hewan dan juga manusia. Jika satu jenis saja makhluk hidup punah, maka akan terputus satu rantai makanan dan berakibat tidak akan terjadi lintasan alternatif untuk aliran materi dan energi. Dampak lain adalah rusaknya daya dukung lingkungan, yaitu kemampuan lingkungan untuk dapat memenuhi kebutuhan berbagai makhluk hidup agar dapat tumbuh dan berkembang secara wajar di dalamnya.
Komponen-komponen pencemar lingkungan diantaranya adalah : bahan kimia, debu, sedimen, makhluk hidup (bakteri, virus dan enceng gondok), limbah organik, limbah industri berbahaya dan beracun, serta radiasi sinar UV. Efek dari pencemaran yang disebabkan oleh komponen-komponen tersebut antara lain : punahnya spesies, resistensi hama, ledakan populasi hama, berkurangnya kesuburan tanah, keracunan, penyakit, penipisan lapisan ozon (lubang ozon), dan efek rumah kaca serta global warming (pemanasan global).
Pencemaran-pencemaran lingkungan tersebut juga terjadi karena asap kendaraan, asap industri, gas Freon pada kulkas, parfum dan AC, peningkatan kadar CO2 karena pembakaran bahan bakar fosil (BBM, Batubara), pembakaran hutan untuk membuka lahan, limbah rumah tangga, kebocoran tanker minyak di laut lepas, limbah pupuk dan pestisida, sampah plastik dan kaca, logam, kaleng dan deterjen.
Tentu saja kita sebagai manusia bertugas sebagai penyelamat bumi dari kerusakan lingkungan yang semakin parah ini. Belum terlambat untuk memperbaiki lingkungan dan menyelamatkan anak cucu kita dari kepunahan habitatnya. Banyak sekali cara-cara sederhana yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan bumi dari kepunahan. Cara-cara ini bisa kita mulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari. Di saat pemanasan global semakin merajalela, lingkungan tercemar, cuaca dan iklim berubah tak menentu, setiap orang wajib bertanggung jawab sebagai penyelamat dan pencinta lingkungan hidup.
Cara-cara yang dapat kita mulai sebagai aksi penyelamatan bumi, antara lain : Pertama, dengan memakai lampu hemat energi yaitu lampu Flurescent Lights (CFLs) yang hemat energi untuk mengurangi produksi karbon dioksida. Kedua, menghemat pemakaian listrik. Ketiga kurangi pemakaian plastik karena plastik adalah bahan yang sulit hancur dan terurai di tanah dengan sendirinya dan kandungan di dalamnya dapat merusak kesuburan tanah.
Keempat adalah minimalkan penggunaan kertas, karena setiap ton sampah kertas yang kita buang sama dengan kita telah menebang dua pohon besar, artinya secara tidak langsung kita ikut menyukseskan penggundulan hutan. Kelima, usahakan memakai produk dalam negeri. Dengan menggunakan produk-produk dalam negeri maka kita berperan dalam mengurangi polusi dan pemborosan energi.
Keenam, gunakan alat transportasi yang ramah lingkungan dan jauhi alat transportasi yang menggunakan bahan bakar fosil, dengan begitu kita ikut membantu mengurangi pencemaran udara. Ketujuh, bertanilah dengan sistem pertanian organik yaitu sistem pertanian tanpa memakai pestisida sebagai pupuk tetapi memakai pupuk kompos dan pupuk kotoran hewan yang tidak merusak kesuburan tanah. Kedelapan, daur ulanglah barang-barang bekas yang masih bisa dipakai, seperti kaleng, kaca, logam dan baja. Hal ini dapat mengurangi galian tambang dan batu kapur.
Terakhir, lakukanlah penghijauan. Hijaukan lingkungan kita mulai dari pekarangan rumah kita sendiri. Galakkan gerakan satu orang menanam satu pohon. Tanam apa saja yang bisa kita tanam. Selain itu, tempatkan tanaman penyerap karbon monoksida seperti Sanseviera trifasciata (lidah mertua) di area-area publik dan perkantoran. Tanaman tersebut dapat menyerap gas-gas beracun yang dikeluarkan oleh asap rokok dan formal dehida, yaitu senyawa kimia yang terkandung dalam mebel, pakaian dan pembersih perkakas rumah tangga.
Itulah cara-cara sederhana untuk menyelamatkan lingkungan yang dapat kita terapkan mulai dari diri kita sendiri. Kalau bukan kita, lalu siapa yang bisa menyelamatkan bumi ini?

Penulis:

Yantinurhida lahir pada tanggal 17 Nopember. Dia anak pertama. memiliki 1 adik laki2 yang sekarang sudah kelas XI SMA. sedang dalam pencarian pekerjaan yang membuatnya merasa menemukan passion-nya. Hobinya adalah menulis, membaca, bermimpi, menggambar, menyanyi asal , nonton film, nonton acara sport, main game dan menonton Running Man. Motto : Selalu OPTIMIS dan pantang menyerah!

2 thoughts on “CARA – CARA SEDERHANA UNTUK MENYELAMATKAN BUMI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s