Posted in dailynotesyanti

LOVE AT FIRST SIGHT AT COUNTER HAPE

‘Love At First Sight At Counter Hape’

Write at : 07 Mei 2013

 

               Hari Sabtu kemarin, tanggal 04 Mei 2013, aku pergi ke sebuah counter service hape yang biasa aja (gak pake telor *halah, apa’an sih*). Jaraknya sekitar lima belas menit dari rumah (tepatnya di Kec. Cempaka), aku pergi ke counter itu, karena cuma satu counter itu aja yang aku tau bisa menservice hape, yang lainnya ngga tau dimana (maklum, kuper). Disana aku memperbaiki Hape Merk China  kesayangan, hape GVON namanya, hape yang kubeli dari adikku karena dia sudah bosan dengan handphonenya, lagipula fitur yang dia senangi yaitu games , tidak terdapat di hape itu. Namun buatku, hape ini menghadirkan kenangan tersendiri yang tidak mudah untuk dilupakan, makanya aku sayang padanya. Di tengah siang bolong yang terik aku rela naik motor panas-panasan demi memperbaiki dia.

            Saat aku masuk ke dalam, aku menemukan seseorang dengan rambut cepak (potongan rambut soldier), jiwa sok tau ku langsung menebak ‘pasti ni cowok tentara, kalo ngga dia pasti penggemar film Rambo, atau paling banter emaknya pasti tentara’, ngaco banget. Pas dia balik badan, ternyata wajahnya unyu banget. Aku langsung melongo girang dan lupa duduk. Sang cowok menggeser duduknya dan membiarkan aku duduk di sampingnya, ooh…so cweet. Sang penjaga counter mengagetkan aku dari lamunan panjangku dan dia bertanya ‘ Ada apa gerangan nona kesini?’ *LeBay*. Aku segera tersadar dan menjawab pertanyaan sang penjaga counter yang ngga ganteng-ganteng amat itu, ‘ Mau memperbaiki hape saya yang rusak bang..’

            Sang penjaga counter langsung ngebolak-balik hape aku, aku pikir ngapain dibolak-balik segala, kayak baca buku aja. Dia dengan sigapnya ngasih tau, “Ini sih biayanya sekitar tiga puluh lima ribu”, sontak aku kaget mendengar penjelasannya, dari mana dia bisa bilang biaya perbaikannya segitu, orang cuman dibolak-balikin doang, lagian kenapa mahal amir?

            “Ya udah deh, perbaiki aja” Ucapku pasrah, karena kalau tidak diperbaiki hari ini, aku ngga bisa makai buat foto-foto besok, rencananya besok atau lusa mau jalan-jalan ke suatu daerah yang pemandangannya cukup cihuy ulala, kan sayang kalau ketinggalan momen/ view yang indah-indah #Cailaah.

            Sang soldier / cowok berambut mirip tentara lalu mulai menggeser duduknya, agak-agak gelisah gitu, mungkin grogi duduk di sebelah gadis cantik *Gubrakkk* atau lebih parahnya mungkin dia terkena ambeien akut *waspada, takut ketularan*. Dia lalu pindah tempat duduk dan duduk mendekati sang penjaga counter satunya yang kutebak sedang memperbaiki handphone sang cowok tentara.

            Sang penjaga counter memutar channel TV biar kami yang nunggu dia memperbaiki hape ngga  pingsan karena bosan. Dan aku sesekali memperhatikan wajah unyu nan elok si cowok tentara, ya ampun, dia itu kiut (cute) sama manis banget, kulitnya ngga terlalu putih, kuning langsat, tingginya sedang, sekitar 165 cm, matanya sayu, alisnya bagus dan satu itu yang memikat, hidungnya, hidungnya agak mancung sedikit, mungkin kalo aku bersilangan sama dia (kayak mangga aja di kawin silang), aku bisa memperbaiki keturunan dari segi hidung dan tinggi tentunya, hehe, otak licik aku mulai bereaksi.

            Tanpa aku sangka dan duga, sang cowok tentara kadang curi-curi pandang ke aku, aku jadi ke GR-an sendiri dan salah tingkah ujung-ujungnya gelisah, padahal dia mungkin memperhatikan sandal jepit aku yang butut banget , hehe. Aku kesenengan banget saat  mata kami beradu (kayak banteng aje, beradu). Aku suka cowok ini, gumamku dalam hati. Tapi setelah wajahnya diperhatikan baik-baik, aku rasa aku pernah melihat atau bertemu dengannya, tapi dimana ya? ah, aku ingat, aku pernah bertemu dia di tempat kerja…. Atau dia itu mempelai pria yang pernikahannya baru saja kuhadiri beberapa minggu lalu. Ah, hilang sudah kesempatan menggebet cowok ganteng ini, gumamku. Lagipula aku belum tentu bisa bertemu lagi dengan dia, kecuali Tuhan yang mentakdirkan, karena aku cuma bertemu dengannya di counter hape, tanpa berbicara sedikitpun dengan dia, tanpa teguran, perkenalan, apalagi tukeran nomor, aku tidak tau alamatnya, begitu pula sebaliknya, yang aku tau cuma wajahnya dan senyumnya yang manis. Harapan untuk bertemu cowok itu lagi, sepertinya harapan yang semu. Aku berdo’a sama Tuhan semoga kami bisa dipertemukan lagi, entah itu kapan dan dimana. Tidak ada hal yang mustahil kan, kalau itu seijin Tuhan?  Dan meskipun aku ngga ada apa-apanya dibanding dia (secara fisik), aku berharap aku masih ada harapan untuk mengenal dia, sedikit saja. Mungkin ini yang dinamakan Love At First Sight. So Cweet. 🙂

Penulis:

Yantinurhida lahir pada tanggal 17 Nopember. Dia anak pertama. memiliki 1 adik laki2 yang sekarang sudah kelas XI SMA. sedang dalam pencarian pekerjaan yang membuatnya merasa menemukan passion-nya. Hobinya adalah menulis, membaca, bermimpi, menggambar, menyanyi asal , nonton film, nonton acara sport, main game dan menonton Running Man. Motto : Selalu OPTIMIS dan pantang menyerah!

4 thoughts on “LOVE AT FIRST SIGHT AT COUNTER HAPE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s