Diposkan pada dailynotesyanti

CURCOL YANTI

At : 16 September 2013

Dear Dailynotes, gue nulis ini karena gue udah nggak tahan lagi, gue harus mengungkapkan ini pada seseorang dan paling nggak pada loe. Dailynotes tersayang, gue lagi gamang banget, gue saat ini harus memilih, dan hal ini sangat erat hubungannya sama masa depan gue, ini bukan masalah percintaan, tapi masa depan pendidikan gue. Sekarang gue udah kuliah semester tujuh dan udah didesak dosen agar mulai mengajukan proposal pengajuan skripsi. Saat ini gue ada banyak hal yang harus dikerjain, sementara kuliah gue banyak keteteran. Gue harus milih salah satunya, tapi gue bimbang banget. Gue nggak mau jadi MAPALA (Mahasiswa Paling Lama), atau malah di D.O. (Drop Out ) dari kampus gue, tapi gue nggak mungkin ninggalin apa yang lagi gue kerjain sekarang. Sumpaaah, gue galau berat. Gue harus milih salah satunya dan ini yang bikin akhir-akhir ini gue sering migrain. Gue jadi suka mewek di kamar. Kata nyokap, gue harus milih dan setiap pilihan punya resiko masing-masing, tapi gue takut akan semua kemungkinan itu, Oh Tuhan, gue bener-bener harus ngambil keputusan.

Gue harus segera mikirin skripsi itu. Sementara batas pengajuan proposal skripsi gelombang pertama adalah tanggal 15 September kemarin. Kelima orang temen gue udah ngajuin proposal hari Sabtu (14 September)kemarin, sementara gue seperti keledai yang ketinggalan lari dari kuda (anggaplah temen-temen gue kuda)itu. Gue malu sama diri gue sendiri, dari awal, yang paling sering masuk kuliah dan nggak pernah absen ya gue, yang selalu rajin nyari bahan kuliah dari dosen atau internet , adalah gue, yang selalu jadi bahan contekan pas midtest atau final test adalah gue, masa sekarang gue kalah sama kuda-kuda itu sih. Dimana harga diri gue sebagai keledai yang baik? kok jadi ngomongin hewan gini sih.

Oke, abaikan itu. Oiya, kemaren gue ikut undian DataPrint terus pas gue liat pengumumannya ternyata gue kalah, kali ini gue kurang bejo. Tapi ga apa –apa lah tetap Cemungud…

Gue dapet kado ultah lebih awal dari my best friend ever, Riri, seperti biasa, dia selalu tau apa yang gue mau. Minggu lalu gue udah pernah ngungkapin secara tersirat ke dia kalau gue pengen banget seri STPC (Setiap Tempat Punya Cerita) GagasMedia yang judulnya London : Angel karya Windry Ramadhina, eh, tau-tau kemaren pas 15 September 2013 dia ngasih gue kado itu, Yap, novel London. Entah kenapa, dari semua STPC yang bikin gue pengen banget beli adalah London, mungkin karena gue jatuh cinta sama kota London dan sama Liga Inggris yang sering gue tonton. Dan Riri emang sahabat paling pengertian sedunia.

Minggu sebelumnya gue juga nyuruh dia milih kado ultahnya buat bulan Desember, gue sengaja mau ngasih dia kado ultah duluan dan hadiahnya novel, karena gue tau kami sama-sama suka baca novel dan gue memprediksi kalau bulan Desember nanti adalah bulan paling padat yang harus gue jalananin, soalnya gue dikejar deadline nyusun proposal, sodara-sodara.

Gue ngasih Riri novel. Dia yang milih sendiri buku itu, tapi jujur sih, nggak sebanding sama novel London yang emang gue incer, minggu kemarin itu gue udah ajak dia ke bookstore tapi buku yang dia inginkan ngga ada, trus gue paksa deh dia buat segera milih dan pilihannya adalah The Coffe Memory (kalo ngga salah) karya Riawani Elyta. Gue sih pengen ngasih sesuatu yang lain, tapi bingung mau ngasih apa, jadi akhirnya secara spontan nyuruh dia milih novel yang dia pengen. Meskipun kelihatannya dia nggak cukup puas sama novel yang dia pilih, tapi mau gimana, di bookstore itu, belum ada stok buku baru. Gue aja waktu itu malah milih buku yang awalnya ngga pengen gue pilih, saking ngga terlalu banyak pilihan, dan sekarang buku itu belom selesai gue baca.

Gue lega banget udah ngungkapin isi hati gue, walaupun cuma lewat dunia maya, tapi gue seneng banget, gue pengen suatu hari punya sahabat cowo, tapi gue sadar, kalo antara cewe dan cowo itu ngga pernah ada persahabatan yang utuh, apa artinya? artikan sendiri aja ya. Sebenernya, saat ini yang lebih gue butuhin adalah tempat untuk tukar pikiran, mungkin Riri orangnya, tapi dia ngga bisa selalu gue ganggu karena dia jauh dari gue, selain itu dia juga lagi sibuk sama kuliahnya yang bentar lagi juga selesai, mungkin udah saatnya gue punya cowo (curcol alert), tapi gue masih terlalu banyak mikir, itulah yang sampai sekarang bikin gue masih sendirian aja, gue belum siap buat membagi apa yang gue rasakan.Gue terlalu mandiri dan nggak nganggap kalo gue membagi masalah gue, itu akan lebih mudah buat diselesaikan.Gue nggak tahu apa yang terjadi sama hati dan diri gue. Tentang cinta, gue rasa cuma bakal nambah beban pikiran dan bikin gue stres nantinya, terlalu banyak masalah akhir-akhir ini.

Hari ini hari ulang tahun persahabatan gue, Riri dan Yuyuy yang ke-7 (tujuh), untuk memperingati hari jadi kami, gue berdo’a kepada Tuhan, semoga persahabatan kami bertiga makin langgeng dan awet sampai kapanpun, amin.Gue bener-bener nggak akan pernah ngelupain persahabatan kami selama ini.

Sebenernya masih banyak yang pengen gue ungkapin sama loe, Dailynotes, tapi untuk hari ini, segini dulu aja deh.Tangan gue udah kapalan nih, hehe.:)
*****

Iklan
Diposkan pada dailynotesyanti

BAGAIMANA MENJADI SEKRETARIS YANG BAIK

secretary

sekretARS

sekretary

KEPRIBADIAN SEKRETARIS

Pembukaan

Tidak berlebihan jika banyak pihak mengatakan bahwa keberadaan dan peran sekretaris menjadi tumpuan keberhasilan seorang pimpinan dalam menjalankan fungsi manajerialnya.Bahkan peran sekretaris menjadi salah satu faktor penentu bagi produktivitas perusahaan.Dengan demikian,pengembangan diri sekretaris menjadi tuntutan dan kebutuhan yang terus-menerus dan berkesinambungan menuju sekretaris yang professional.Upaya pengembangan sekretaris tidak hanya menyangkut pengembangan dan peningkatan kompetensi sekretaris berkaitan dengan penguasaan pengetahuan dan keterampilan saja, tetapi juga harus menyangkut kepribadian dan sikap mental.

Kepribadian Sekretaris Profesional

Kepribadian sering diidentikan dengan identitas seseorang, baik yang menyangkut watak,sifat,perbuatan atau tindakan yang merupakan usaha seseorang mengaktualisasikan jati dirinya.Kepribadian sekretaris penting dibangun dan dikembangkan terus-menerus guna membangun profesionalisme seorang sekretaris.Kepribadian sekretaris professional dapat dikembangkan dari berbagai segi yang mencakup hal-hal berikut ini.

1. Mengenal dirinya dengan baik
Untuk mengenal dirinya dengan baik, sekretaris harus jujurdalam menilai diri sendiri.Misalnya dalam menjawab pertanyaan seperti : “Apakah Anda dapat dipercaya pimpinan dan rekan kerja Anda? ”Mengenal diri sendiri dengan baik berarti mau menerima kekurangan dan kelebihan yang ada pada dirinya,dan berusaha untuk menyempurnakan kekurangan tersebut serta meningkatkan kelebihan yang ada pada dirinya.Hal ini membawa sekretaris untuk berfikir optimis,positif dan menghargai orang lain.
Untuk mengenal diri dengan baik dan mengembangkannya dengan positif, sekretaris tidak boleh membiarkan kekurangan mendominasi dirinya.
ada hal-hal yang perlu dilakukan seperti berikut ini:

o Menciptakan kepribadian yang lebih menarik dalam melaksanakan tugas sekretaris.
o Mencari kelebihan yang terpendam dalam diri.
o Menghilangkan kebiasaan buruk yang ada dalam diri.
o Terbuka dengan rekan kerja Anda.
o Jangan merusak diri sendiri dengan ketakutan-ketakutan yang tidak beralasan
Dengan adanya pengenalan diri, sekretaris akan selalu membandingkan pekerjaan yang dicapai dirinya sendiri dengan perkembangan perusahaan.

2. Siap untuk menerima kritik
Seorang sekretaris harus terbuka menerima kritik dengan baik dari pimpinan maupun rekan kerja. Kita tidak boleh menganggap sepele kritik tersebut, namun kita harus kritis terhadap kritik yang diajukan untuk kita dan tidak boleh menanggapi kritik dengan arogan dan tergesa-gesa.
Ada beberapa kiat menerima kritik:
o Jangan bersikap reaktif terhadap kritik yang kita terima
o Mintalah saran atau nasihat dari orang lain
o Harus tenang dan jujur mengakui
o Mau belajar dari kesalahan yang dibuat
o Penuh perhatian kepada pimpinan dan rekan lainnya
o Bersikap terbuka

Pola Pikir Sekretaris Profesional
1 Berfikir positif
Berfikir positif merupakan cara pandang seseorang terhadap berbagai masalah dengan kacamata positif sehingga menghasilkan sesuatu yang positif pula.Sekretaris harus memiliki cara berpikir yang positif karena sekretaris merupakan orang yang terdekat dengan pimpinan dan berhadapan dengan pihak luar, termasuk relasi.
Beberapa contoh perbandingan sekretaris yang mampu berpikir positif dan negatif.

Pikiran Negatif =>

– Pimpinan tidak menyukai saya

– Saya gagal melakukan tugas
– Saya takut terlalu muda untuk memimpin rapat.
Pikiran Positif =>
– Saya akan berusaha semaksimal mukin agar pimpinanmengetahui potensi saya dan menyukai
saya karena kemampuan saya.
– Saya gagal tetapi saya akan mencoba lagi.
– Saya memang masih muda dan belum berpengalaman tapi saya akan berusaha keras untuk memimpin rapat.

2 Berfikir konstruktif
Berfikir konstruktir berarti membangun kesadaran yang bersifat membina, membangun, dan memperbaiki, sehingga kita tidak tenggelam dalam kepesimisan dan ketakutan yang tidak beralasan.
Contoh berikut ini untuk mengembangkan berfikir konstruktif.
Berfikir Negatif =>

– Saya akan bekerja semaksimal mungkin
– Saya gagal tetapi akan saya mencoba lagi .
Berfikir PositiF =>
– Untuk bekerja maksimal saya harus mencari metode baru untuk melakukan tugas.
– Saya akan mencari usaha agar saya tidak gagal.

Dengan berfikir konstruktif, kita tidak terjebak dengan hal-hal yang sama namun senantiasa memikirkan bagaimana saya mampu menghasilkan karya yang terbaik.

3 Berfikir efektif
Berfikir efektif berarti cara pandang seseorang untuk mencapai suatu tujuan melalui kecakapan yang dimilikinya.Sekretaris harus memiliki cara pandang yang mengarah pada pencapaian tujuan dengan pemikiran yang praktis dan sistematis.

Prilaku Sekretaris Profesional
1 Pola bekerja yang efesien
Bekerja secara efesien berarti mengembangkan cara kerja yang sederhana dan cepat,menghemat biaya dan tenaga, serta menggunakan sarana yang dapat mempercepat pelaksanaan tugas.Pola kerja efisien senantiasa memikirkan dan berdasarkan pertimbangan bagaimana melakukan tugas dengan cara termudah,cara paling ringan, paling cepat,dan paling murah.

2 Membangun hubungan baik dengan berbagai pihak
Salah satu ciri sekretaris profesional adalah sekretaris mampu membuka diri dan membina hubungan yang baik dengan berbagai pihak.Membina hubungan dengan pimpinan perlu dilakukan karena sekretaris merupakan orang yang paling dekat dengan pimpinan dan harus slalu siap membantu.Secara umum hal-hal yang harus diperhatikan untuk mengembangkan pola hubungan yang baik dengan berbagai pihak meliputi berikut ini.
o Kemampuan memberikan perhatian
o Kemampuan berbicara jelas dan langsung pada tujuan
o Menampakan wajah yang ramah
o Kemampuan bersikap terus terang
o Kemampuan memahami orang lain
o Terbuka dengan kritik
o Memiliki daya tanggap yang baik
o Mampu menjaga rahasia
o Menampakkan perasaan yang tulus
o Kemampuan menjadi pendengar yang baik

PENAMPILAN SEKRETARIS PROFESIONAL
Penampilan seorang sekretaris mencerminkan seberapa potensialnya pekerjaan yang dikerjakannya karena sekretaris pasti akan bertemu muka dengan calon klien dan akan menemani pimpinan dalam mengerjakan bisnis.
Beberapa faktor yang mencerminkan penampilan sekretaris adalah:

o Pembawaan lahir
o Kesehatan mental dan fisik
o Kebersihan pribadi
o Latar belakang ekonomi sosial budaya
Sekretaris yang bangga akan pekerjaannya dan ingin perusahaan tempat ia bekerja sukses maka cara berpakaiannya pun harus menciptakan kesan yang menyenangkan dan tepat pada tempat, waktu dan suasana.
Beberapa contoh pekerjaan serta pakaian kerja yang cocok adalah sebagai berikut :

– Public Relation.Dandanan yang ceria dan lebih modis karena akan menciptakan kesan yang konservatif
– Biro Iklan. Blazer merupakan pakaian yang paling tepat untuk mengimbangi rekan pria dengan pakaian berdasi.
– Retail Sales. Bisa berpakaian lebih casual,lebih mengikuti trend tetapi dengan dandan yang tidak berlebihan dan mencolok.
– Bank,Kantor Hukum,Asuransi. Setelan dengan rok selutut atau dibawah lutut dengan warna yang konservatif merupakan pilihan yang cocok.Ditambah dengan tatanan rambut rapid an rias wajah yang wajar.
Untuk penghematan dalam memilih pakaian kerja ada 13 petunjuk dalam perencanaan koleksi pakaian,yaitu:

– Jangan percaya pada “Jatuh cinta pada pandangan pertama”
– Jangan memilih pakaian jadi dengan warna apa saja.
– Belilah pertama-tama pakaian yang utama
– Rencanakan untuk mengadakan perubahan pakaian
– Kembangkan satu warna dasar tiap pakaian,lebih bagus warna gelap atau warna netral
– Hindari membeli barang imitasi dan murah
– Belilah aksesori yang bagus saja
– Cobalah lebih dahulu
– Pahami harga
– Hati-hati dengan barang yang “high style” pilihlah barang klasik
– Batasi warna yang cemerlang

KARAKTER SEKRETARIS PROFESIONAL

Selain penampilan, ketrampilan berkarakter perlu dikuasai seorang sekretaris professional.Hal ini berguna untuk mengetahui bebera[a sifat,pimpinan menghendaki sekretarisnya memiliki suatu sifat,yakni:
– Semangat besar (Enthusiasm)
– Loyalitas
Berarti sekretaris bertindak seolah-olah benar-benar mempercayai perusahaannya.
– Inisiatif
– Dapat dipercaya (Reability)
– Kecakapan berorganisasi
– Kestabilan emosi
– Kerahasiaan (Confidential)
– Pentingnya produltifitas (Importance of Productivity)
– Penyesuaian diri dengan perubahan
– Mengevaluasi diri sendiri

KUALIFIKASI PERORANGAN SEKRETARIS PROFESIONAL

Pernah dengar betapa berharganya seorang sekretaris bagi pimpinan ? Ini karena sekretaris sangat mengetahui sifat-sifat,kelebihan serta kekurangan sekretaris.
Ini juga yang menyebabkan betapa pentingnya sosok sekretaris bagi pimpinan:

– Seorang sekretaris bahus bijaksana (tactful)
– Sekretaris harus memiliki sikap bisa mengantisipasi
– Sekretaris harus memiliki sikap “follow through”
– Sekretaris harus tau bagaimana merencanakan pekerjaannya
– Harus dapat diandalkan dan dipercaya (Dependable)
– Harus mencerminkan tujuan dan kebijaksanaan perusahaan
– Harus dapat menyimpan rahasia (Must be keep a secret)
– Sekretaris harus tampak paling baik
– Harus tahu bagaimana caranya bicara yang baik
– Harus bisa menghemat biaya
– Harus memiliki bermacam-macam minat
– Harus menjadi seorang yang tulus dan iklas
– Harus memiliki pemikiran sendiri
– Harus memiliki rasa menghargai

Sumber : http://rheenasukses-private.blogspot.com/2008/12/pembukaan-tidak-berlebihan-jika-banyak.html

SYARAT MENJADI SEKRETARIS PROFESIONAL
Untuk dapat menjadi sekretaris perlu diperhatikan syarat-syarat :

1. Syarat Pendidikan dan Pengetahuan
Pendidikan sekurang-kurangnya SMK Program Studi Sekretaris, SMU ditambah pendidikan Sekretaris
Mempunyai pengetahuan yang luas misalnya pengetahuan mengenai Organisasi dan Manajemen perusahaan serta masalah dunia bisnis.

2. Syarat Ketrampilan
Mampu menguasi dan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar
Mampu menguasai dan menggunakan minimal satu bahasa Asing terutama Bahasa Inggris baik tulisan maupun pembicaraan
Mampu melaksanakan tugas-tugas sebagai sekretaris, seprti menyusun laporan, mengetik surat
Mampu menggunakan mesin-mesin kantor beserta program aplikasinya. Misalnya untuk komputer mampu menggunakan aplikasi Microsoft PowerPoint, Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft Acces.
Mampu berkomunikasi melalui Internet, misalnya mengakses data, mengirim/menerima Email dsb.

3. Syarat Kepribadian
Kepribadian berarti keseluruhan sifat watak manusia yang baik maupun tidak baik. Kepribadian sekretaris yang baik digambarkan oleh Prajoedi Atmosudirdjo, yaitu :
bersikap sumeh (charming, simpatik, menyenangkan hati, menawan), pandai berhadapan dengan berbagai macam orang, mempunyai perasaan (intuisi) yang cukup halus dan dapat bersikap “psychologis’ terhadap orang.
Sifat-sifat yang harus dipunyai untuk mencapai sukses seperti jujur, cepat menanggapi kebutuhan kondisi, dan cepat memenuhi apa yang diperlukan, suka bekerjasama (kooperatif), correct (sopan tapi tegas), rajin, teliti, rajin, seksama, berhati-hati (tidak sembrono), dapat menyesuaikan diri pada perubahan-perubahan kondisi, dan simpatik kepada pegawai lainnya.
Sifat yang tidak disukai adalah cepat marah, congkak, ketus, sebentar-sebentar lihat jam, senang berdesas-desus, jahil, usil, sok tahu, kurang ajar, kaku, formal “sok resmi”, merampas pekerjaan orang lain, tidak sabar, pelupa, lalai, ceroboh, lamban dan lekas bosan.
Sikap perbuatan sekretaris selama bekerja adalah : ketelitian (accuracy), pertimbangan/perhitungan sebelum melakukan tindakan (good judgement), menyelesaikan pekerjaan secara sempurna (follow through), panjang akal (resourcefulnes), inisitatif/prakarsa (initiative)

Tips Menjadi Sekretaris Yang Baik
1. Menampilkan Citra Perusahaan
Citra perusahaan adalah hal yang harus di junjung tinggi, karena sekretaris adalah tangan kanan dan kepercayaan langsung bagi seorang Boss, seorang sekretaris harus menampilkan citra perusahaan yang baik.

2. Baik dan Bertanggung Jawab
Sekretaris harus ramah, baik, dan punya sopan santun serta punya karakter yang tegas dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Sekretaris tidak hanya baik terhadap Boss, tetapi harus baik kepada relasi dan kawan sekantor.

3. Pandai Menjaga Rahasia
Sebagai orang kepercayaan sekaligus tangan kanan Boss, sekretaris harus pandai mejaga rahasia perusahaan dan menjunjung tinggi loyalitas terhadap perusahaan.

4. Tidak Gaptek
Sekretaris harus lah mempunyai wawasan luas di bidang nya, selalu up date dalam segala hal seperti kemajuan teknologi.

5. Tahu Accounting dan Pembukuan
Dua hal ini penting bagi seoarang sekretaris agar dapat dengan mudah melakukan pembukuan kantor.

6. Mampu Berbahasa Asing
Menguasai bahasa asing adalah nilai tambah yang harus di miliki oleh seorang sekretaris. Karena biasanya sang Boss selalu mengajak meeting sekretarisnya untuk mencatat hasil meeting ( MOM ) munite of meeting, kemudian mengirimkan hasil meeting ke relasi lain.

7. Mempelajari Karakter Boss
Agar tidak selalu salah dalam mengambil keputusan , sekretaris harus mengenali karakter atasanya. Dalam kurun waktu tertentu sekretaris dapat mempelajari sifat atasan.

8. Mempunyai Etika yang Baik
Sekretaris harus memiliki etika yang baik dalam berbicara, duduk,dan makan karena itu mencerminkan sekretaris yang professional dan mengangkat citra perusahaan.

9. Pandai Berbicara di Depan Publik
Seorang sekretaris harus mempunyai keberanian berbicara di depan publik, kadang seorang atasan menyuruh seorang sekretaris menggantikan meeting atau pun pertemuan dengan relasi lain, maka sekretaris harus siap mental dalam hal ini.

10. Seorang Sekretaris Harus SMART

Diposkan pada dailynotesyanti

PUBLIC RELATION : DEFINISI, FUNGSI DAN TUJUAN PUBLIC RELATION

PUREL (PUBLIC RELATION)

purel 1 purel 3

Source : http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/07/public-relation-definisi-fungsi-dan.html

Tanggal : 02 Sept 2013

Definisi

Definisi public relation adalah usaha yang direncanakan secara terus-menerus dengan sengaja, guna membangun dan mempertahankan pengertian timbal balik antara organisasi dan masyarakatnya. Pendapat ini menunjukkan bahwa public relation dianggap sebuah proses atau aktivitas yang bertujuan untuk menjalin komunikasiantara organisasi dan pihak luar organisasi (Coulsin-Thomas, 2002).
Pengertian public relation adalah: Interaksi dan menciptakan opini publik sebagai input yang menguntungkan untuk kedua belah pihak, dan merupakan profesi yang profesional dalam bidangnya karena merupakan faktor yang sangat penting dalam pencapaian tujuan organisasi dengan secara tepat dan dengan secara terus menerus karena public relation merupakan kelangsungan hidup organisasi yang bersangkutan (Maria, 2002, p.7).
Hal ini didukung oleh pendapat Alma yang mengatakan bahwa “public relation adalah kegiatan komunikasi yang dimaksudkan untuk membangun citra yang baik terhadap perusahaan” (2002, p.145). Sedangkan Marston mengatakan “public relation adalah suatu perencanaan dengan menggunakan komunikasi persuasif untuk mempengaruhi persepsi masyarakat” (1999, p.1). Scholz (1999,p.2) mengatakan bahwa “public relation adalah suatu perencanaan yang mendorong untuk mempengaruhi persepsi masyarakat melalui pelaksanaan tanggung jawab sosial berdasarkan suatu komunikasi timbal balik untuk mencapai keuntungan pada kedua belah pihak”.
Pengertian public relation secara umum dan khusus sebagai berikut:
1. Pengertian Umum
Public relation adalah proses interaksi dimana public relation menciptakan opini publik sebagai input yang menguntungkan kedua belah pihak, dan menanamkan pengertian, menumbuhkan motivasi dan partisipasi publik, bertujuan menanamkan keinginan baik, kepercayaan saling adanya pengertian, dan citra yang baik dari publiknya. Crystallizing
Public Opinion menyebutkan bahwa public relation adalah profesi yang mengurusi hubungan antara suatu perusahaan dan publiknya yang menentukan hidup perusahaan itu (Widjaja,2001).
2. Pengertian Khusus
Public relation adalah fungsi khusus manajemen yang membantu membangun dan memelihara komunikasi bersama, pengertian, dukungan, dan kerjasama antara organisasi dan publik, melibatkan masalah manajemen, membantu manajemen untuk mengetahui dan merespon opini publik, menjelaskan dan menekankan tanggung jawab manajemen untuk melayani minat publik, membantu manajemen untuk tetap mengikuti dan memanfaatkan perubahan secara efektif, berguna sebagai sistem peringatan awal untuk membantu mengantisipasi tren, dan menggunakan penelitian dan teknik suara yang layak dalam komunikasi sebagai alat utama (Maria, 2002). Dalam buku dasar-dasar public relation (Wilcox dan Cameron,2006,p.5) juga mengatakan bahwa “public relations is a management function, of a continuing and planned character, through which public and private organizations and institutions seek to win and retain the understanding, sympathy, and support of those with whom there are or maybe concerned by evaluating public opinion about themselves, in order to correlate, as far as possible their own policies and procedures, to achieve by planned and widespread information more productive corporation and more efficient fulfillment of their common interests”. yang kurang lebih memiliki arti public relations merupakan fungsi manajemen dari sikap budi yang direncanakan dan dijalankan secara berkesinambungan oleh organisasi atau lembaga umum dan swasta untuk memperoleh dan membina saling pengertian, simpati dan dukungan dari mereka yang mempunyai hubungan atau kaitan, dengan cara mengevaluasi opini publik mengenai organisasi atau lembaga tersebut, dalam rangka mencapai kerjasama yang lebih produktif, dan untuk memenuhi kepentingan bersama yang lebih efisien, dengan kegiatan penerangan yang terencana dan tersebar luas.

Tujuan Public Relation
Tujuan utama dari public relation adalah mempengaruhi perilaku orang secara individu maupun kelompok saat saling berhubungan, melalui dialog dengan semua golongan, dimana persepsi, sikap dan opininya penting terhadap suatu kesuksesan sebuah perusahaan (Davis, 2003).

Menurut Rosady Ruslan (2001, p.246) tujuan public relation adalah sebagai berikut:
a. Menumbuhkembangkan citra perusahaan yang positif untuk publik eksternal atau masyarakat dan konsumen.
b. Mendorong tercapainya saling pengertian antara publik sasaran dengan perusahaan.
c. Mengembangkan sinergi fungsi pemasaran dengan public relation.
d. Efektif dalam membangun pengenalan merek dan pengetahuan merek.
e. Mendukung bauran pemasaran.

Jefkins (2003, p.54) mendefinisikan dari sekian banyak hal yang bisa dijadikan tujuan public relation sebuah perusahaan, beberapa diantaranya yang pokok adalah sebagai berikut:
a. Untuk mengubah citra umum di mata masyarakat sehubungan dengan adanya kegiatan-kegiatan baru yang dilakukan oleh perusahaan.
b. Untuk meningkatkan bobot kualitas para calon pegawai.
c. Untuk menyebarluaskan suatu cerita sukses yang telah dicapai oleh perusahaan kepada masyarakat dalam rangka mendapatkan pengakuan.
d. Untuk memperkenalkan perusahaan kepada masyarakat luas, serta membuka pangsa pasar baru.
e. Untuk mempersiapkan dan mengkondisikan masyarakat bursa saham atas rencana perusahaan untuk menerbitkan saham baru atau saham tambahan.
f. Untuk memperbaiki hubungan antar perusahaan itu dengan masyarakatnya, sehubungan dengan telah terjadinya suatu peristiwa yang mengakibatkan kecaman, kesangsian, atau salah paham di kalangan masyarakat terhadap niat baik perusahaan.
g. Untuk mendidik konsumen agar mereka lebih efektif dan mengerti dalam memanfaatkan produk-produk perusahaan.
h. Untuk meyakinkan masyarakat bahwa perusahaan mampu bertahan atau bangkit kembali setelah terjadinya suatu krisis.
i. Untuk meningkatkan kemampuan dan ketahanan perusahaan dalam menghadapi resiko pengambilalihan oleh pihak lain.
j. Untuk menciptakan identitas perusahaan yang baru.
k. Untuk menyebarluaskan informasi mengenai aktivitas dan partisipasi para pimpinan perusahaan organisasi dalam kehidupan sosial sehari-hari.
l. Untuk mendukung keterlibatan suatu perusahaan sebagai sponsor dari suatu acara.
m. Untuk memastikan bahwa para politisi benar-benar memahami kegiatan-kegiatan atau produk perusahaan yang positif, agar perusahaan yang bersangkutan terhindar dari peraturan, undang-undang, dan kebijakan pemerintah yang merugikan.
n. Untuk menyebarluaskan kegiatan-kegiatan riset yang telah dilakukan perusahaan, agar masyarakat luas mengetahui betapa perusahaan itu mengutamakan kualitas dalam berbagai hal.
Secara keseluruhan tujuan dari public relation adalah untuk menciptakan citra baik perusahaan sehingga dapat menghasilkan kesetiaan publik terhadap produk yang ditawarkan oleh perusahaan (Mulyana, 2007). Selain itu public relation bertujuan untuk menciptakan, membina dan memelihara sikap budi yang menyenangkan bagi lembaga atau organisasi di satu pihak dan dengan publik di lain pihak dengan komunikasi yang harmonis dan timbal balik (Maria, 2002).

Fungsi Public Relation
Menurut Maria (2002, p.31), “public relation merupakan satu bagian dari satu nafas yang sama dalam organisasi tersebut, dan harus memberi identitas organisasinya dengan tepat dan benar serta mampu mengkomunikasikannya sehingga publik menaruh kepercayaan dan mempunyai pengertian yang jelas dan benar terhadap organisasi tersebut”. Hal ini sekedar memberikan gambaran tentang fungsi public relation yaitu:
1. Kegiatan yang bertujuan memperoleh itikad baik, kepercayaan, saling adanya pengertian dan citra yang baik dari publik atau masyarakat pada umumnya.
2. Memiliki sasaran untuk menciptakan opini publik yang bisa diterima dan menguntungkan semua pihak.
3. Unsur penting dalam manajemen guna mencapai tujuan yang spesifik, sesuai harapan publik, tetapi merupakan kekhasan organisasi atau perusahaan. Sangat penting bagaimana organisasi memiliki warna, budaya, citra, suasana, yang kondusif dan menyenangkan, kinerja meningkat, dan produktivitas bisa dicapai secara optimal.
4. Usaha menciptakan hubungan yang harmonis antara organisasi atau perusahaan dengan publiknya, sekaligus menciptakan opini publik sebagai efeknya, yang sangat berguna sebagai input bagi organisasi atau perusahaan yang bersangkutan.
Dapat disimpulkan bahwa public relation lebih berorientasi kepada pihak perusahaan untuk membangun citra positif perusahaan, dan hasil yang lebih baik dari sebelumnya karena mendapatkan opini dan kritik dari konsumen. Tetapi jika fungsi public relation yang dilaksanakan dengan baik benar-benar merupakan alat yang ampuh untuk memperbaiki, mengembangkan peraturan, budaya organisasi, atau perusahaan, dan suasana kerja yang kondusif, serta peka terhadap karyawan, maka diperlukan pendekatan khusus dan motivasi
dalam meningkatkan kinerjanya. Dengan singkat dapat dikatakan bahwa fungsi public relation adalah memelihara, mengembangtumbuhkan, mempertahankan adanya komunikasi timbal balik yang diperlukan dalam menangani, mengatasi masalah yang muncul, atau meminimalkan munculnya masalah (Black, 2002).
*****************************************************************************