Diposkan pada dailynotesyanti

“MAY DAY”

Daily Notes By : Yanti

Writing @ 05 May 2014

 

     Asalamualaikum..

                Kalo inget bulan May, langsung ingat Hari Buruh yang sekarang jadi Hari Libur Nasional  atau lebih dikenal sama May Day. Kebetulan pas tanggal 1 Mei itu aku lagi ada di Jakarta (sombong dikit ye). Aku berangkat dari Bandara  Syamsuddin Noor Banjarbaru menuju Jakarta hari  Rabu pagi (30 April 2014), tiba di Bandara Soetta  (Soekarno Hatta) Jakarta jam 09.50 WIB, kalo di Waktu Indonesia Tengah Jam 11 kurang  10 menit.  Pake pesawat Lion R dan waktu perjalanan udara 1 jam 40 menit, aku berusaha mengingat-ingat waktu perjalanan siapa tahu suatu saat pengetahuan ini cukup berguna.

 

            Tujuan keberangkatan ke Jakarta bukan buat jalan-jalan, tapi masalah kerjaan. Mungkin sebagian orang nilai kalau ini merupakan hal menyenangkan karena gratis dan dapat uang saku pula, tapi jujur perjalanan ini melelahkan. Aku dan semua anggota 1 ruangan di kantor berangkat untuk Pameran GWBN (Gebyar Wisata dan Budaya Nusantara)d JCC Kemayoran Jakarta, bukan untuk berleha-leha. Sebelum pameran, kami harus menyiapkan desain stand, membongkar barang bawa’an, merapikan stand dan itu cukup menguras tenaga. Sebelum berangkat ke Jakarta, ada pelatihan pemandu wisata yang diadakan kantor, selalu pulang jam 6 sore selama 2 minggu ini bikin tubuh sama pikiranku lelah dan daya tahan tubuh lemah  ditambah lagi kurang tidur karena banyak yang dipikirin. Sebenarnya saat berangkat, kondisi badan nggak fit, tapi aku nggak enak untuk bilang hal ini ke bosku, karena aku memang bukan tipikal ‘cewek pengeluh’. Hanya saja tanggal 27 April itu, badanku benar-benar lemas dan suhu tubuh panas, kayaknya tipesku kambuh deh, karena kecapekan. Aku emang gadis berkondisi imun lemah, makanya nggak bisa terlalu kecapekan. Masih ingat cerita ku bulan April? Aku lagi didera banyak banget coba’an dan masalah yang hingga sekarang belum terselesaikan. Jadi sebenarnya pikiran yang capek lah yang bikin daya tahan tubuh jadi lemah. So, bagi kalian semua, kalo ada masalah, jangan terlalu dibikin beban ya, nanti jatuh sakit kayak aku.

 

            Sebenarnya pas di Jakarta beberapa kali ngelewatin Monas, Bunderan HI dan Istana Presiden, tapi kan perjalanan kami tujuannya ke Jakarta Convention Center, jadi nggak mampir ke tempat lain. Selain itu banyak di antara teman sekantor yang tujuannya kesana buat belanja untuk keperluan pribadi dan oleh-oleh, ya iyalah namanya juga cewek pasti hobi banget sama yang namanya shopping. Jadi kami sempat ke ITC Mangga Dua di Jakarta Pusat, Thamrin City, Pluit Vilage dan Atrium Mega Mall yang ada di Jakarta Utara, cuman sayang kami nggak ke Cempaka Mas, padahal aku penasaran banget gimana bentuk Cempaka Mas itu. Kalau aku sih kebanyakan belanja buat oleh-oleh keluarga di rumah, bukan buat kepentingan pribadi aku sendiri, ada sih beli blazer batik waktu di Thamrin City, itupun cuma 1 kok, aku mencoba menahan hasrat belanja. Lagipula sebenarnya kakiku capek dan pegal naik-turun eskavator melulu, yang intinya nemenin orang lain belanja. Pengen bilang capek, tapi nggak enak sama temen, ya itulah susahnya jadi orang baik, selalu ngejaga perasaan orang lain sementara diri sendiri nggak dipedulikan.

 

            Yang penting aku udah tau gimana bentuk Monas, Istana Presiden dan Bundaran HI, jadi nggak penasaran lagi karna cuma sering lihat di TV, lagian pas lewat depan Monas, di depan banyak buruh lagi jalan kaki, siap-siap mau demo Hari Buruh. Aku heran ya, orang Indonesia suka banget demo, kalo demonya aman tertib sih nggak masalah, tapi kalo sampai bikin macet, merusak fasilitas umum apalagi ngeblokir jalan, itu sangat mengganggu dan nggak ada gunanya, toh pejabat yang ada di Senayan sana nggak dengerin aspirasi mereka juga. Itu sih menurut pendapat aku, tiap orang bebas berpendapat masing-masing, ya kan? Mungkin mereka ingin hak-hak mereka dipenuhi, aku jadi ngebayangin, ternyata tugas Gubernur dan Presiden itu berat ya, ngurus segini banyak rakyat yang maunya ini dan itu. Memang nggak gampang mengatur warga Jakarta apalagi Rakyat se-Indonesia yang segitu banyaknya.

 

            Jalanan di Jakarta sangat padat apalagi di jam-jam kerja, pasti macet, nggak kebayang kalo jadi penduduk sini, pasti kejebak macet berjam-jam saban hari, aku mungkin nggak tahan sama ritme hidup di Ibukota, tapi penduduknya kayak santai-santai aja. Untunglah aku tinggal di Martapura, semacet-macetnya jalanan di Jalan A. Yani Martapura, tetap lebih macet jalanan di Jakarta juga.

           

            Waktu di JCC Kemayoran, aku sempat liat penampakan seseorang. Seseorang di masa lalu yang suka pake topi sama jaket dan dia tinggal di Jakarta. Siapa dia? Inisialnya I dan N, seseorang yang udah bikin hati aku broken. Ya udahlah aku nggak pengen ngebahas dia sekarang. Setiap inget namanya selalu bikin hati aku sakit, kayak luka yang dikasih garam, perih. Aku berharap seumur hidup nggak akan liat dia lagi, dia itu cuma cermin masa lalu yang udah retak, nggak penting lagi.

 

            Guys, akhir-akhir ini aku jadi mikir, umur aku sekarang udah 22, nyokap mulai nyindir-nyindir tentang “married” secara halus, dan aku mulai bingung musti jawab apa. Ada temen aku seangkatan pas SD sama SMP selalu satu sekolah, namanya “Da’ah”, She was Married and have a baby. Nyokap sering ngebahas betapa lucu dan menggemaskan tingkah laku anaknya si Da’ah yang bernama Amira, oh… itu kayak pisau belati yang ditancepin ke hati, nusuk banget, aku ngerti kok maksud nyokap apa. Meski nggak bilang secara blak-blakan tapi aku tau kalau nyokap pengen aku cepet-cepet nyusul “Da’ah”. Belum lagi mulut orang di lingkungan sosial yang semakin comel nanya’in, “Kapan Nikah?”

           

            Ini semakin memusingkan. Haruskah aku ngambil hati apa yang diucapin sama orang-orang sekitar ? atau aku musti santai aja menghadapinya, toh ini hidup aku, aku yang ngejalaninnya.

           

            Semoga bulan Mei ini semua pertanyaanku sama Tuhan akan segera terjawab, oiya, deadline skripsi makin dekat aja, sementara kerjaan bikin proses penyelesaian skripsi terhambat. Aku harus kayak gimana? aku bakal mendiskusikan ini sama nyokap, semoga dapat jalan keluar yang terbaik, amin.

 

            Udah dulu ya, See U…

********************

Iklan

Penulis:

Yantinurhida lahir pada tanggal 17 Nopember. Dia sulung dari dua bersaudara. memiliki 1 orang adik laki-laki yang sekarang sedang duduk di kelas XI SMA. Sedang dalam pencarian pekerjaan yang membuatnya merasa menemukan passion-nya. Hobinya adalah menulis blog, membaca, bermimpi, menggambar, menyanyi asal , nonton film, nonton acara sport, main game dan menonton Running Man. Motto : Selalu OPTIMIS dan pantang menyerah!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s