Diposkan pada dailynotesyanti

JATUH CINTA (PART II)

Coba kalian baca postinganku 12 Pebruari lalu, Judulnya “JATUH CINTA? ” dan sekarang ini adalah sequel dari postingan tersebut. Ingat kan? sebenarnya perih nulis ini, karena cowok yang aku bilang seorang Penulis itu, he was Married and have a child (bener nggak sih tulisannya?).

Aku ngerasa telaaaaat banget tau beritanya. Semua kenyataan ini aku ketahui setelah stalking-stalking (hobi aku banget), dan menelusuri lebih dalam tentang info di profil fb laki-laki itu. Biar bagaimanapun aku menyesal dan maulu, untungnya adalah aku nggak mengatakan perasaanku sama dia, kalau sampai aku bilang, mau ditaroh kemana muka ini?

Pastilah Tuhan yang sudah menolong aku agar terhindar dari semua rasa malu itu. Tuhan telah bikin aku sadar kalau aku tidak berhak menyukai orang itu. Ya, siapa yang bisa menentukan akan kemana hati kita bermuara dan kita jatuh cinta kepada siapa. Kadang ketika jatuh cinta, kita tidak bisa mengendalikan perasaan kita. Aku kan nggak tau sama sekali kalau dia udah nikah. Soalnya dari tingkah lakunya kayak orang yang masih sendirian gitu, aku kan sering liat gerak-geriknya di twitter, eh ternyata perkiraanku salah dan aku ngerasa berdosa banget sudah suka sama orang itu, cowok emang susah ditebak statusnya.

Aku pernah coba buat hapus pertemanan sama dia di fb, tapi bagiku itu nggak etis dan nggak sopan, kan dia nggak salah karena dia juga ngga ada perasaan apa-apa sama aku justru aku yang salah. Dan untuk memperbaiki kesalahan itu, aku mulai sekarang nggak pernah stalking Wall FB dia dan liat timeline dia lagi, bagiku, kalau musti buka-buka wall dia lagi, itu bakal bikin aku ngerasa bersalah setengah mati.

Aku yakin, di luar sana masih banyak pria baik-baik dan yang available bukan yang sudah married. Dan masalah suka sama lawan jenis, ya itu wajar dong, kalau kita nggak tau status dia single atau nggak kan bukan salah kita juga, itulah gunanya untuk saling mengenal satu sama lain. Saling menyukai adalah hak setiap orang, betul?

Diposkan pada dailynotesyanti

POSTINGAN TELAT (TAPI HAPPY)

Asalamualaikum..

Sudah lama banget aku nggak nulis postingan ya, terakhir buka blog ini kalau ngga salah ingat adalah bulan Agustus. Dikarenakan netbook punya adikku rusak dan komputerku nggak bisa buka mozilla, jadinya nggak bisa buka blog selama beberapa bulan (Agustus- Desember 2014). Sedih rasanya nggak bisa membuka blog sendiri dan hanya bisa membaca blog orang lain. Aku Kangen berat nulis di lembaran diary elektronik ini.

Meskipun agak telat, nggak ada salahnya kan aku cerita? Banyak cerita yang mau aku sampaikan ke kalian semua. Sekarang aku lagi galau, biasa, ada sedikit masalah sama atasan di tempat kerja. Manusia punya sifat yang beragam, apakah aku salah apabila tidak menyukai beberapa dari sifat-sifat atasanku?
Yang pertama, otoriter dan semaunya sendiri, kedua beliau suka memerintah tanpa tahu bahwa pekerjaan yang sebelumnya belum selesai, ketiga sangat suka memporsir tenaga orang lain. Itulah yang membuat aku kadang jenuh dan lelah karena terus menerus di dikte dan diporsir tenaganya.

Sudah hampir setahun aku kerja disana. Sifat asli teman-teman kerja dan Bosku mulai kelihatan pada bulan ketiga. Selalu ada manusia yang nggak suka atau suka dengan kehadiran kita, tapi aku nggak pernah mau cari gara-gara dengan yang tidak suka, anggaplah itu semua sebagai cobaan yang harus kita hadapi.

Terus kalau masalah yang lain, aku masih saja “Still Single”. Nggak tau juga kenapa, malas mencari cowok, atau aku trauma sama yang namanya cowok? entahlah, ngebahas masalah ini sama Mama sendiri aja nggak pernah. Sebenarnya yang ngeribetin masalah jodohku adalah tetangga yang suka berisik dan gosipin macam-macam, kalau Mama aku sih santai aja, meskipun kadang suka nyindir halus ke arah situ.

17 Nopember 2014 yang lalu aku berulang Tahun yang ke-23, seperti biasa sahabat yang sangat aku sayangi, Ririn, memberikanku kado, ada jilbab dengan warna biru cerah, dua buah bros batu warna senada jilbab dan warna cokelat dan ucapan do’a “Wish U All The Best” dan Semoga menjadi orang yang lebih baik, aku langsung meng-aminkan do’a tersebut. Terima kasih ya sahabat, untuk do’amu.

Aku mulai bantuin tanteku bikinin proposal, soalnya tanteku belum nyusun skripsi. Dia harusnya lulus bareng aku dan wisuda Oktober kemarin tapi karena dia orangnya suka meremehkan segala sesuatu dan punya anak masih balita yang masih harus diurusi, makanya dia belum juga menyusun proposal. Moga tante bisa lulus tahun depan deh, amin. Biar bisa dapat gelar sarjana juga dan buat naikin pangkat dia di kantor.

Akhir-akhir ini daya tahan tubuhku mulai membaik , udah jarang sakit, alhamdulillah banget karena kesehatan itu mahal harganya. Pada tanggal 21-23 November 2014 yang lalu aku ikut atasanku dan beberapa pegawai lainnya ke Bandung, Cianjur lalu ke Jakarta untuk menghadiri Haul ke-110 salah seorang Pahlawan asal Banjar, Pangeran Hidayatullah yang dimakamkan di Cianjur.Beliau memang pahlawan kalimantan selatan, hanya saja diasingkan Belanda lalu wafat di Cianjur. Perjalanan dinas kami cuma 3 hari 2 malam, dan perjalanan ini terhitung cukup singkat, tua-tua di jalan, bahkan nggak sempat mampir ke toko oleh-oleh, hanya saja cukup berkesan karena ini pertama kalinya aku melihat Kota Bandung dan Cianjur.

Kami dapat supir rental yang sangat membingungkan, karena sikapnya yang sok padahal nggak tau jalan, berulang-ulang kami muter jalan itu-itu aja di Bandung dan nggak nyampe-nyampe di Hotel tempat menginap yaitu di Hotel Serela di Jalan Merdeka Bandung. Atasanku aja sampai ngomel-ngomel banget. Terus pas sampai di Cianjur tersesat lagi, terjebak di kemacetan angkot di Pasar dan nggak bisa keluar lama banget.
Oiya, untuk pertama kalinya aku naik kereta dari Bandung ke Jakarta, aku lupa nama stasiun di Bandung apa, cuma yang kuingat nama keretanya Argo Parahyangan dan kami turun di Stasiun Gambir. Ternyata menyenangkan juga ya naik kereta api. Jug..Jag…Jug…Jag…Jug….Kereta Berangkat… (Sambil joged2 dangdut).

Aku nggak mabuk darat kayak pas naik mobil. Hehe, malu-maluin aja kalo sampai naik kereta aja mabuk darat. Soalnya kalo berjam-jam di mobil aku suka mabok darat gitu, makanya aku selalu bawa permen mint kalo nggak obat masuk angin, emang ndeso banget aku ini, apalagi kalo duduk di belakang, rasanya mual banget. Aku pernah naik Bus dan duduk paling belakang, udah gitu Busnya penuh, rasanya pengen muntah, pindah tempat juga nggak bisa. Syukurlah selama 4 jam dari Bandung ke Cianjur aku nggak pengen muntah atau mual. Nanti malah nyusahin orang lain dan malu di depan bosku.

BTW, Resolusiku di 2014 berhasil terwujud. Alhamdulillah. Aku berhasil menyelesaikan studi S-1 ku dan meraih Gelar Sarjana Ekonomi, alhamdulillah aku bisa membuat bangga Bapak dan Mamaku. Resolusiku tahun depan adalah bantuin Mama ngumpulin uang buat Umroh. Ya, bagi kami Umroh adalah sesuatu yang sangat mahal, karena seperti ceritaku sebelumnya, Bapakku cuma seorang buruh bangunan dan Mama cuma ibu rumah tangga, adikku masih SMP sedangkan aku Cuma tenaga kontrak di sebuah instansi, tapi kalau udah Allah Swt berkehendak, keinginan apapun pasti terkabul. Semoga aku bisa membuat Mama bahagia, amin.

Aku bahagia mempunyai Bapak dan Mama juga adik yang sayang padaku, dan aku juga sangat sayang sama mereka. Itulah yang membuat aku merasa rumah adalah tempat ternyaman dan terhangat untuk ditinggali. Ketika sampai di rumah dan melihat Mama, semua beban di tempat kerja atau masalah lain terasa lebih ringan karena aku bisa curhat dengan Mama. Makasih Mama, I love u Mom. Oiya 22 Desember nanti kan hari Ibu, mari kita peluk, cium, dan bahagiakan Mama yang masih ada disamping kita selagi kita mampu dan kita bisa.

Udah dulu ya postingannya, semoga ada lain kali untuk bisa mengisi blog ini lagi. Wasalamualaikum. 