Diposkan pada dailynotesyanti

Ungkapkan atau Akhiri Saja ?

​Seharian ini aku cuma diam di rumah, nggak bisa tidur siang juga. Cuma main medsos plus ngubek-ngubek isi lemari lalu nonton tv, makan dan seharian rasanya habis percuma tanpa melakukan sesuatu yang lebih produktif, lagipula cuaca hari ini benar-benar sempurna untuk bikin setiap orang cuma tinggal di rumah dan menghabiskan hari, karena hampir setengah hari hujan, walaupun sore hujan  udah reda, tapi langit sama sekali nggak berubah cerah, masih kelabu.
Aku udah lama banget ya nggak ngetik or ngisi diary digital ini? Maklumlah akhir-akhir ini aku lumayan sibuk. Dan aku lagi-lagi masih belum bisa move on dari Kakak yang dulu pernah aku ceritakan ke kamu. Dia…laki-laki yang sulit dilupakan. Barusan aja aku menghapus pertemanan dengan akun facebook cowok tersebut. Tapi aku belum berani menghapus dia dari kontak BBM, takut ketahuan sama dia kalau aku menghapusnya. Padahal dia nggak peduli sama aku, terus kenapa aku masih peduli sama dia?
Perasaan ini sangat aneh, masalahnya aku nggak bisa ngehapus seseorang dari kontak BBM begitu saja kalau alasannya tidak terlalu kuat, tapi seharusnya alasanku sudah cukup untuk menghapusnya bahkan dari ingatanku juga. Karena dia tidak pernah menanyakan bagaimana kabarku setelah sekian lama aku mengharapkan pertanyaan itu datang padaku. Dan aku sama sekali tidak punya harapan. Rasanya hatiku sangat sakit kalau aku menghapus dia tanpa memberi tahukan soal aku suka sama dia, tapi aku takut dampak yang akan terjadi setelah aku mengatakannya. Rasanya sangat menyesakkan kalau aku tidak mengatakan yang sebenarnya, tapi kalau sampai Mama tahu kalau aku mengatakan suka pada laki-laki duluan, aku pasti dianggap wanita yang nggak punya harga diri, tapi aku tidak kuat menahannya lagi, aku ingin dia tahu bahwa aku menyukainya, sangat menyukainya.
Rasanya seperti menanggung sesuatu yang berat dan aku tidak sanggup menopangnya lagi. Karena rasanya akan sangat sakit kalau aku sudah tidak berteman lagi dengannya di sosial media manapun sementara dia tidak tahu bagaimana isi hatiku.
Rasanya suatu hari aku ingin jujur pada seseorang, tidak ingin terus merahasiakan tentang isi hatiku terus –menerus. Selama ini aku selalu meyembunyikannya hingga nggak ada satu orang pun yang mengetahuinya. Kadang rasanya sangat sakit saat perasaan kita bertepuk sebelah tangan, tapi akan lebih baik kalau kita menyampaikan daripada terluka tanpa tahu dengan jawaban orang yang kita sukai diam-diam. Itu yang sedang aku pikirkan seharian ini, aku terus ragu-ragu ingin mengatakannya atau tidak.
Menurutmu, apa yang harus aku lakukan? Menghapus dia begitu saja atau menyatakan isi hatiku lalu tunggu reaksinya lalu kemudian menghapusnya?

——-ditulis : 14 April 2017——–

Iklan

Penulis:

Yantinurhida lahir pada tanggal 17 Nopember. Dia sulung dari dua bersaudara. memiliki 1 orang adik laki-laki yang sekarang sedang duduk di kelas XI SMA. Sedang dalam pencarian pekerjaan yang membuatnya merasa menemukan passion-nya. Hobinya adalah menulis blog, membaca, bermimpi, menggambar, menyanyi asal , nonton film, nonton acara sport, main game dan menonton Running Man. Motto : Selalu OPTIMIS dan pantang menyerah!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s