Diposkan pada dailynotesyanti

KESEPIAN BIKIN ORANG CEPAT MATI

KESEPIAN BIKIN ORANG CEPAT MATI
Write By : Yanti at 26 Juli 2013
Kesepian dapat berakibat fatal dan buruk banget buat kesehatan. Kesepian menyebabkan berbagai efek negatif di dalam tubuh manusia, wuiih…bahaya juga ya. Untungnya, dengan melakukan aktifitas dan kontak sosial, beberapa efek buruk tersebut dapat dihilangkan.
kesepian akut

kesepian

John Cacioppo, Psikolog dari Universitas Chicago yang mempelajari efek kesepian, mempresentasikan penelitian terbarunya dalam pertemuan Social Psychology and Perception di San Diego. Cacioppo menemukan bahwa kesepian terkait dengan pengerasan pembuluh darah yang menyebabkan tekanan darah tinggi, peradangan, bahkan gangguan belajar dan mengingat.
“Bahkan lalat buah yang terisolasi memiliki kondisi kesehatan yang buruk dan lebih cepat mati keimbang lalat buah yang berinteraksi dengan lalat lain (kita disama-samain lalat, hadeh). Hal ini menunjukkan bahwa keterlibatan sosial mungkin telah terprogram dalam semua spesies.”, Kata Cacioppo, seperti dilansir LiveScience.
Dalam sebuah penelitian Cacioppo dan Steve Cole dari UCLA meneliti bagaimana sistem kekebalan tubuh berubah dari waktu ke waktu pada orang yang terisolasi secara sosial. Mereka mengamati perubahan gen yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh orang yang kesepian. Gen pada individu-individu kesepian ternyata banyak terlibat dalam aktivasi sistem imun dan peradangan.
Beberapa gen penting dalam tubuh juga tidak aktif pada orang yang kesepian, misalnya gen-gen yang penting dalam merespon antivirus dan memproduksi antibodi. Intinya, tubuh orang yang kesepian telah membiarkan pertahanan tubuhnya melemah dari serangan virus dan penyakit lainnya.
Sistem kekebalan tubuh harus membuat keputusan antara memerangi ancaman virus dan melindungi tubuh dari serangan bakteri karena memiliki kemampuan bertempur. Pada orang kesepian yang melihat dunia sebagai tempat yang mengancam, sistem kekebalan tubuh lebih memilih untuk fokus pada bakteri daripada ancaman virus.
Tanpa perlindungan antivirus dan antibodi, kemampuan tubuh untuk melawan kanker dan penyakit lainnya juga akan berkurang. Maka dari itu orang kesepian lebih rentan dengan ‘kematian’. Wallahu alam.

Dikutip dari : Koran Radar Bjm.

Iklan
Diposkan pada dailynotesyanti

INI DIA YANG BIKIN NAFSU MAKAN BERKURANG

INI DIA YANG BIKIN NAFSU MAKAN BERKURANG
By :Yanti at 26 Juli 2013

Kali ini aku mau berbagi info kesehatan nih, guys… tapi kalo mau konsultasi kesehatan, tanya sama dokter aja ya, karena aku nggak punya ilmu tentang kesehatan sama sekali (Lha wong aku ngambil kuliah ekonomi) aku cuma mau share aja sama kalian. BTW, Kalian sering mengalami gangguan nafsu makan nggak? kalo aku sih, lumayan sering mengalami hal tersebut, terutama jaman-jaman SMP-SMA dulu, susah banget disuruh makan, kalo disuruh makan selalu jawabannnya ‘nanti aja, belom laper’. Mungkin salah satu faktor di bawah ini yang menyebabkan aku sering nggak nafsu makan ya. Ya udah simak ya KulKes (Kuliah Kesehatan) nya….
Makanan dapat meningkatkan suasana hati dan memberikan energi untuk beraktivitas. Namun dalam beberapa kondisi, nafsu makan seseorang bisa berkurang yang membuatnya malas makan. Apa saja yang bikin nafsu makan berkurang?
Bagi orang yang terlalu kurus, nafsu makan sangat penting untuk dapat menaikkan berat badan. Berikut beberapa faktor yang dapat menurunkan nafsu makan, seperti yang dilansir Lifemojo :
1. Usia

Seiring bertambahnya usia, indera perasa dan bau akan berubah menjadi kurang peka dan hal ini akan membuat orang dengan mudah kehilangan minat dalam makanan.

2. Kanker dan AIDS

Ini adalah kondisi medis parah yang dapat menyebabkan nafsu makan berkurang dan penurunan berat badan yang signifikan. Bahkan obat yang diresepkan untuk penyakit bekerja untuk emmbatasi nafsu makan.

3. Gangguan Pencernaan

Masalah lambung seperti sembelit, diare, gas perut berlebihan, masalah hati, penyakit Crohn, semua dapat menurunkan nafsu makan seseorang.

4. Stres

Stres sering berhubungan dengan makan berlebih, tetapi fakta membuktikan bahwa banyak orang tidak nafsu makan karena sedang mengalami stres. Stres menurunkan keinginan dan minat orang terhadap makanan. Gangguan mood dan depresi juga terkait dengan rendahnya nafsu amkan.

kurang nafsu makan

5. Gangguan makan

Beberapa orang sengaja mengurangi nafsu makan untuk menurunkan berat badan atau tampak kurus. Nafsu makan yang rendah sering dikaitkan dengan gangguan makan seperti anorexia nervosa , yaitu suatu kondisi dimana seseorang membentuk citra diri yang salah, ingin nampak kurus dengan mengurangi makan dan memperbanyak olahraga.

6. Demam

Lidah kehilangan rasa bila kondisi tubuh sedang demam dan karena itulah seseorang akan kehilangan minatnya dalam makanan.

7. Obat-obatan

Obat-obatan tertentu seperti digoksin, fluoxetine, hydralazine dan quinidine dapat menekan nafsu makan pada seseorang.

Dikutip dari : harian Radar Bjm Kolom Medika

Diposkan pada dailynotesyanti

Cara Mengatasi Kurang Nafsu Makan Pada Anak Dan Dewasa

Cara Mengatasi Kurang Nafsu Makan Pada Anak Dan Dewasa

Makan adalah hal yang sangat penting bagi tubuh kita. Selain untuk tenaga, makan juga berfungsi untuk memberikan nutrisi bagi tubuh. Seseorang terkadang bisa saja tidak memiliki nafsu makan, ini dikarenakan beberapa faktor.

Lalu bagaimana agar kita lebih nafsu makan? berikut ini adalah cara meningkatkan nafsu makan yang dikutip dari WOLIPOP.

1. Makan dengan Piring Berwarna Cerah
Tahukah Anda bahwa pemilihan warna pada dinding restoran atau pada peralatan makan bisa mempengaruhi nafsu makan seseorang? Ada sejumlah studi yang dilakukan pada bagaimana persepsi rasa dipengaruhi oleh warna. Studi menyimpulkan bahwa orang belajar dan menjadi akrab dengan kombinasi spesifik warna dan makanan. Kombinasi ini dapat mengubah persepsi dan menciptakan harapan tentang bagaimana bau dan rasa makanan. Warna cerah seperti merah, oranye, kuning, dan toska (turquoise) dapat meningkatkan keinginan seseorang untuk makan lebih banyak. Misalnya, merah. Warna ini dapat meningkatkan laju pernapasan dan menaikkan tekanan darah, sehingga dapat meningkatkan nafsu makan. Sedangkan, kuning dapat meningkatkan konsentrasi, juga merangsang nafsu makan, karena hal ini berkaitan dengan kebahagiaan.

2. Kurang Tidur
Para peneliti dari Uppsala University di Swedia membuktikan, efek kurang tidur bisa mempengaruhi bagian otak yang mengatur rasa kenyang sekaligus nafsu makan. Efeknya adalah cepat lapar dan dalam jangka panjang bisa memicu kegemukan serta risiko diabetes. “Pola tidur yang buruk dalam jangka panjang bisa memicu kegemukan. Karenanya sangat dianjurkan untuk tidur sedikitnya 8 jam dalam sehari agar berat badan selalu sehat,” kata salah seorang peneliti, Christian Benedict seperti dikutip dari detikhealth.

3. Tertawa
Dr. Lee S. Berk dan Dr. Jerry Petrofsky dari Loma Linda University menemukan bahwa ada pengaruh antara tertawa dengan nafsu makan seseorang. Dalam penelitiannya, Berk memutarkan cuplikan video distress, dari 20 menit pertama film ‘Saving Private Ryan’. Sementara untuk eustress, relawan dibebaskan memilih video lucu apa saja sesuai selera humor mereka, dengan durasi yang sama yakni 20 menit. Dari pengamatan terhadap relawan yang menonton video distress, Berk tidak menemukan perubahan pada tekanan darah maupun kadar hormon. Sedangkan pada relawan yang menonton video eustress, tekanan darah dan kadar hormon berubah. Perubahan tersebut adalah, kadar leptin turun sementara ghrelin meningkat. Menurut Berk, efek yang sama juga diperoleh ketika orang melakukan olahraga ringan yang disebut-sebut bermanfaat untuk meningkatkan nafsu makan. Berk memang tidak menyimpulkan bahwa tertawa bisa meningkatkan nafsu makan. Namun menurutnya penelitian ini membuka kemungkinan untuk menemukan solusi pengatasan masalah nafsu makan, terutama bagi mereka yang tidak bisa rutin berolahraga.
4. Bertambahnya Usia
Ternyata menurut penelitian, semakin tua umur seseorang, nafsu makannya pun semakin bertambah. Itulah sebabnya mengapa semakin tua umur seseorang, berat badan semakin sulit dikontrol. Hal tersebut dikemukakan oleh Dr. Zane Andrews dalam penelitiannya. Ia menemukan bahwa pada umur 25-50 tahun, terjadi ketidakimbangan saraf yang memberikan rasa lapar dan kenyang. Sehingga seringkali di usia-usia tersebut, seseorang tak dapat menahan pola makannya.
nafsu makan

5. Terlalu Banyak Makanan Manis
Seperti yang dikutip dari Health, Dr. Zane Andrews juga menjelaskan bahwa semakin banyak gula dan karbohidrat yang dikonsumsi ternyata bukannya menimbulkan rasa kenyang, melainkan juga rasa lapar. Semakin banyak karbohidrat dan gula dalam tubuh akan merusak sel-sel yang dapat menimbulkan rasa kenyang.

Diposkan pada dailynotesyanti

JBOYFRIEND OF YANTI’S DREAM

Dear Kak Christian Simamora,
Kenalin Kak Tian, nama aku Yanti, nggak usah disebutin ya nama panjangnya. Kak, aku suka banget sama novel All You Can Eat-nya Kak Christian Simamora, aku harap bisa dapet kaosnya, please kasih satu buat aku ya Kak.
Cowok Impianku,
Bicara soal cowok impian, aku langsung mikir cowok yang sempurna, baik fisik maupun kepribadiannya, tapi menurut aku nggak ada satupun makhluk sempurna di dunia ini. Menurutku berharap dapat cowok yang sesuai sama kriteria kita nggak masalah, asalkan jangan terlalu menuntut lebih, karena kalau kita terus mencari yang sempurna, kita nggak akan pernah menemukannya, bisa-bisa entar malah jadi perawan tua.
1. Cowok yang akhlaknya (perilakunya) baik

Semua cewek pasti pengen punya pasangan yang perangainya dan kepribadiannya baik, terus santun sama orang tua, begitu juga aku, menurut aku kriteria utama cowok impian adalah cowok yang bisa jaga sikap kalau di depan orang banyak, santun dan mau menerima ceweknya apa adanya, itu baru cowok yang baik.

2. Cowok Tampan

Semua cewek kalau ditanya pengen dapet cowok yang jelek atau yang cakep, pastilah milih yang cakep namun buat aku, cowok itu nggak harus cakep dari segi fisik, karena seperti halnya kecantikan, ketampanan itu juga relatif. Kalau kita cuma lihat seseorang dari wajahnya, kita pasti adalah orang yang pikirannya dangkal. Kalau semua cewek di dunia ini pengen dapet cowok yang cakep, kasian dong cowok yang jelek, selain itu, Tuhan udah menjanjikan kalau semua orang bakal berpasang-pasangan. Buat aku, nggak perlu lah cowok cakep kayak Tom Cruise, Brad Pitt, Justin Bieber, dan sebagainya, tapi kalo dapet sih, itu bonus, hehe. Menurut aku, cowok itu yang penting enak dilihat, bersih dan rapi, kalau cakep tapi bau keteknya menggemparkan alam raya, kan sia-sia aja, kita pasti nggak nyaman ada didekatnya. Yang penting cowok itu enak dilihat dan rambutnya nggak berantakan, karena jangan salah lho, nggak semua cewek menilai cowok cuma dari fisiknya.

3. Cowok yang perutnya Six pack

Badan yang bagus membuktikan kalau cowok itu gemar berolahraga dan olah tubuh atau nge-gym. Nggak bisa dipungkiri, cowok berperut enam kotak adalah idaman semua cewek. Cowok yang sixpack itu membuat hati cewek-cewek pada melting, termasuk aku. Kesan dari cowok sixpack adalah kuat, maskulin, dan seksi. Waduh, bahaya nih puasa-puasa ngebayangin cowok sixpack, hehe.

4. Cowok yang cool

Nggak tau gimana, seseorang bisa terlihat cool meskipun nggak pernah berusaha jadi cool. Menurut aku cowok impian itu yang punya kharisma tersendiri saat kita memandangnya, cowok yang punya bakat menurutku adalah cowok cool, entah bakat di bidang musik, olahraga, menulis dan lainnya, pokoknya cowok yang kayak gini mempesona banget deh.

5. Cowok yang smart
Menurut aku, cowok impian itu harus seseorang yang smart, kecerdasannya nggak harus dinilai dari riwayat pendidikannya, banyak piala yang dia punya atau nilai IP terakhirnya, cowok yang smart adalah cowok yang nyambung kalau diajak ngobrol apapun, yang penting saat lagi komunikasi sama dia, komunikasinya berjalan lancar. Menurut aku seneng deh kalo punya cowok yang bisa diajak tuker pikiran bareng, diskusi bareng, punya banyak ilmu yang bisa dibagikan, bukan berarti dia musti seorang guru ya. Menurut aku, cowok yang smart juga harus suka baca buku juga kayak aku, hihihi.

Kalo aku tulis semua disini, bakal jadi tujuh hari tujuh malam nggak kelar bacanya ya Kak Tian, ya udah, itu beberapa cowok impian menurut versi aku, sekali lagi, nggak ada manusia yang sempurna, karena manusia tempatnya salah dan khilaf, tapi kalau ada tokoh utama cowok dalam novel yang bikin aku jatuh hati tentunya nggak jauh beda sama karakter cowok yang aku sebutin di atas.

Kalau aku kencan dengan dia,

Jujur ya Kak, aku itu orangnya nggak neko-neko dan nggak matre, jadi kalau aku kencan sama si cowok impian itu, aku nggak suka kencan di mall, restoran atau bioskop, aku senengnya kencan yang sederhana, menghabiskan waktu bareng di rumah dia atau rumah aku dengan nonton DVD film kesukaan bareng, terus kalau mau makan bareng, nggak perlu makan ke restoran mahal, cukup bawa bekal aja, gelar tiker terus piknik deh di taman yang rindang sambil baca buku kesukaan kami, itu romantis banget menurut aku. Udah gitu kalau hari libur, dia sama aku olahraga bareng atau masak bareng, kalau ada salah satu dari kita yang ulang tahun, nggak usah dirayain besar-besaran, cukup tukeran kado aja, that’s sweet.

¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Fb : Thyyanti Za
Twitter : @Anti17n

Diposkan pada dailynotesyanti

‘RYU (Riri, Yanti, Yuyuy) KETEMU LAGI’

By : YantiNurhida (Write at 19 Juli 2013)

 

 

Hai teman-teman semuanya, masih pada semangat kan puasanya? masih dong.. jangan sampai semangat puasanya luntur ya sampai hari terakhir puasa.. okeh? Tebak hayo,,, gue mau cerita apa kali ini?? mau tau aja kalian..
Kemaren bokap gue dikasih tanaman ‘gelombang cinta’ gitu beberapa pot, terus kami pindahin ke pot yang agak besar, sayangnya, gue nggak bisa motret keindahan tanaman tersebut karena trackball hape gue lagi rusak, padahal trackballnya udah diperbaiki baru-baru aja, tapi udah rusak lagi, tau tuh, mungkin udah saatnya hape jadul buatan China milik gue diganti sama model terbaru, tapi sayang, dananya belom kekumpul, kemaren uang tabungan gue kepake buat adek gue yang kena tilang gara-gara gak punya SIM, maklum masih di atas umur, eh…di bawah umur maksudnya. Lagian tuh Polisi nyebelin banget sih, kenapa adek gue aja yang ditangkep, yang lain masih banyak yang nggak bawa helm atau SIM tapi nggak ditangkep. Ya, apa boleh buat, namanya juga lagi sial, nggak bisa dihindari , iya kan?
Tanggal 06 Juli 2013 kemarin, sekedar flashback ya, gue ke kampus yang di Banjarmasin, for the first time saudara-saudara, karena gue nggak biasa-biasanya pergi ke Bjm (Banjarmasin) seorang diri, biasanya sih emang pake motor gue, tapi dibonceng oleh sahabat tercinta, Imil (nama samaran). Sekarang gue mau nyoba pergi sendirian tanpa Imil atau yang lainnya, gue mau mandiri dong dan gue harusnya udah berani berangkat sendirian, meskipun kecepatan motor cuma 40 Km/jam, hehe, alon-alon asal lakon kalo orang jawa bilang.

 
Actually, sendirian disini bukan berarti gue bener-bener sendirian, gue ngebonceng Riri di belakang gue, itu lho, Riri sahabat sejati gue sejak kelas X SMA, iya… kami udah sahabatan selama kurang lebih tujuh tahunan, lumayan lama ya, alias udah lama banget, biar lama asal jangan lumutan. Pokoknya Riri sama Yuyuy (yang ada di Bjm) adalah sahabat sejati gue nomor wahid (satu) deh. Kami bertiga adalah sahabat yang nggak akan terpisahkan walaupun jarak kami berjauhan, cailaah… lebay amat tu omongan ya, tapi emang kenyataannya begitu. Walaupun sekarang Yuyuy udah nikah sama orang Banjarmasin, tapi kami bertiga tetap menjalin komunikasi dan silaturahmi, nah… karena jarak rumah gue ke rumah Riri masih bisa dijangkau, maka yang lebih sering kemana-mana bareng adalah gue dan Riri. Apalagi ditambah hobi corat-coret (nulis maksudnya) yang sama, sehingga gue dan Riri jauh lebih akrab. Meskipun kita berjauhan, saat Riri lagi ngekost di Bjm buat keperluan kuliah FKIP PKN-nya di Unlam (Univ. Lambung Mangkurat), tapi kami selalu punya kesamaan, selera musik, selera buku, selera film, selera hijab, hal-hal yang lagi trend diperbincangkan, pokoknya kami berdua udah kayak soulmate deh.

 
Tanpa berencana sebelumnya, gue dan Riri akhirnya pergi ke rumah Yuyuy sepulang dari kampus gue. Kami janjian ketemuan di depan Unlam, gue dan Riri nangkring di depan Unlam, di tempat duduk yang mirip terminal tapi ngga ada busnya, kami mondar –mandir sambil kehujanan, mana gue bawa jas hujan cuma satu, asli deh… gue kedinginan plus basah kuyup hari itu. Sekitaran setengah jam kemudian (jam 11 pagi), Yuyuy dan gamis panjangnya (maksud gue Yuyuy lagi pake gamis panjang) datang menjemput kami, asli gue malu banget waktu nungguin Yuyuy berdiri depan terminal sambil pake jas almameter dari kampus gue di depan kampus orang lain, dan kami berdua (gue dan Riri) sempet diliatin anak-anak Unlam yang baru selesai ngampus. Mungkin banyak yang mikir : ‘Anak kampus mana nih, berani-beraninya kemari, ngajak tawuran kali ya’ hehe, pikiran gue sempet eror gitu.
BTW, tukang parkir kampus gue sempet nanya gini pas gue mau keluar dari parkiran kampus, ‘sidang skripsi nya udah selesai ya dek?’ sama ada kaka angkatan yang nanya ‘Jam berapa sidang skripsinya mulai?’ gue jawab aja ‘nggak tau’ trus sama kaka angkatan gue jawab ‘belum kali’. Sial, bisa-bisanya gue dianggap abis sidang ‘Skripshit’, nyusun aja belum, apa maksud kedua orang lancang itu ‘ngebencandain’ gue apa emang ngga tau. Tapi kata Riri dengan bijak, “Aminin aja Yan, itu sebuah do’a”. Riri…Riri…. jadi orang polos banget sih.
Aduh, gue jadi melenceng nih, gue lanjutin ya, akhirnya setelah Yuyuy dateng, kami ngikut di belakang dia, untunglah dia udah gue wanti-wanti supaya naik motornya pelan-pelan aja, secara gue bawa motornya pelan dan dia ngerti amksud gue. Ya Allah Swt., jalan ke rumah Yuyuy itu bener-bener berliku, berkelok, sempit dan banyak gang-gangnya yang kecil, yang paling bikin gue deg-degan adalah, gue musti naik jembatan penyebrangan kayu dan jembatannya licin karena saat itu lagi hujan, sumpah gue phobia banget sama yang namanya jembatan penyebrangan kayu, soalnya waktu di suatu desa bernama desa ‘Anjir’ (desa keluarga nyokap), gue pernah nancep di jembatan kayu yang tingginya selangit itu gara-gara salah pilih rem, yang harusnya pake rem kaki, malah kegenggam rem tangan dan akhirnya gue beserta sepeda motor jatu nancep, hadeh gue bener-bener trauma naik jembatan, tapi gue terpaksa berani’in diri demi kedua sahabat gue yang unyu dan untungnya gue selamat di jembatan menyeramkan itu.
Sampe di rumah Yuyuy kami disambut sama adik Yuyuy yaitu Chaca (nama asli), dan baby-nya Yuyuy, namanya Fatin…eh Fathir maksudnya, anaknya Yuyuy lucuuu banget, imuuut banget, jadi pengen…eh…gue kan belom married, mana bisa. Jiwa ke –mommy-an gue muncul seketika, tapi gue langsung illfeel saat liat baby-nya Yuyuy kencing di depan mata kepala gue, iyuh.

 
Tanpa kerasa kami ngobrol ngalor ngidul sama Yuyuy, Chaca dan temennya Chaca. Waktu kami ngobrol, si Fathir yang hiperaktif malah asyik gigitin bakwan, nendangin piring kue sama nendangin gelas, udah gitu dia pengen kencing di celana Riri, kesian banget Riri. Untung gue pura-pura ngga seneng sama anak kecil, jadinya si Fathir nggak mau deket-deket gue, si Yuyuy juga sih, punya baby nggak dicelana’in, jadinya burungnya terbang kemana-mana, gue cuma takut aja dikencingin, soalnya ntar gue ngga bisa sholat, soalnya ada rencana numpang sholat di rumah Yuyuy.
Sementara itu, perut udah keroncongan bahkan dangdutan sampai koplo di perut gue, akhirnya gue ditawarin makan sama Yuyuy, awalnya sih Riri dan gue sok-sok nolak, tapi karena si Chaca udah capek-capek masakin dan nggak enak sama Yuyuy akhirnya kami numpang makan disana, sumpah, ini baru kedua kalinya gue numpang makan di tempat orang lain. Ngomong-ngomong, masakan Chaca lumayan enak lho.
Jam setengah dua siang kami pulang, soalnya takut pulang kesorean, udah gitu takut ujan tambah deres, eh… di jalan pas deket Bandara Syamsuddin Noor tau-tau malah ujan gede, gue minjemin Riri jas ujan, sementara gue cuma berlindung sama jas almameter, gue akhirnya basah kuyup soalnya pas nyari tempat berteduh nggak dapat-dapat, sepanjang jalan cuma ada lapangan rumput yang dipagarin (lapangan terbang), akhirnya kami singgah di tempat cuci mobil, disana juga ada beberapa orang yang lagi berteduh. Lumayan lah, disana ada pemandangan bagus, ada dua cowok cakep lagi berteduh, ya ampun mereka cool banget, yang satu sih masih kayak anak SMA gitu pake kaos biasa aja, satunya pake jaket kulit sama tas ransel, keren banget, hehehe. Nggak rugi, berteduh sambil curi-curi pandang sama orang cakep, tapi gue malu untuk ngajak kenalan, hehe. Si Riri sama gue sih malah diliatin sama bapak-bapak berkumis yang ngira kami berdua lesbi lagi pacaran, ya ampun bapak-bapak itu sotoy banget ya. Setelah berteduh dan ujan nggak kunjung henti, sementara orang-orang yang sama-sama berteduh pada ngacir pulang, kami akhirnya ngelanjutin perjalanan meskipun masih gerimis, pulangnya gue langsung minum air hangat biar nggak kena flu. Eh, sekian dulu ya cerita gue, ntar gue nulis lagi kok, tenang aja, stok cerita gue masih banyak.

Diposkan pada dailynotesyanti

Repost KEGIATAN PUASA HARI KE – ENAM

Eh, gue mau nge –re post ulang tulisan gue yang kemaren yang tanggal 16 Juli 2013 ya, soalnya kemaren sempet ada salah pengetikan hurufnya sama salah tanggal, soalnya gue nulisnya 15 Juli bukannya 15 juni, Gapapa kan ya, jangan bosen-bosen baca cerita gue…

Write at 15 Juli 2013.. (By YantiNurhida)

Kalian ngapain aja puasa ini? Gue sih banyak kesibukan (bangun tidur -tidur lagi-bangun tidur-tidur lagi-ngecek TL-tidur lagi-gak kerasa udah mau buka- buka puasa-taraweh-tidur-sahur-nonton TV-tidur lagi) ya kira-kira gitu deh aktivitas gue yang amat sangat menyita waktu, apa boleh buat, pengangguran kayak gue emang cocoknya begitu, wehehehe. Kalo nggak tidur dan browsing2, gue bantuin tante gue buat survei/pendataan/sensus, Sensus Penduduk Perilaku Lingkungan Hidup (SPPLH) gitu deh, lumayan buat nambah pengalaman, kalo nambah uang jajan sih nggak sama sekali, jadi kami ke rumah-rumah orang nggak dikenal, mengendap-ngendap, terus cari-cari barang berharganya terus dikantongin deh, buset ini sih namanya maling #Salah, maksudnya gue ke rumah-rumah orang yang ada dalam satu Rukun Tetangga, terus nyurvei kurang lebih sepuluh buah rumah buat jadi sampel, terus rumahnya ditanyain siapa nama kepala rumah tangga ama anggota rumahnya siapa aja, lahir tahun berapa, pokoknya menurut gue pertanyaan ini adalah pertanyaan paling ngorek urusan pribadi orang lain deh, namanya juga BPS (Badan Pusat Statistik). Jadi data yang kami ambil musti valid dan ditanyain bener-bener ke sampelnya.
Kurang lebih ada seratus buah pertanyaan (kalo nggak salah sih) yang berkaitan sama kebiasaan lingkungan hidup. Buset, pertanyaannya banyak amat yak, mulut tante gue aja ampe ngeluarin buih-buih putih gitu, hehehe. Nah, menurut kalian semua yang kece-kece, menjaga lingkungan hidup itu penting nggak sih? seberapa penting? apa sangat penting, nggak penting, kurang penting atau penting ajah? kalo bagi gue sih, penting bingits, tapi dalam penerapannya sehari-hari kita suka mengabaikan semua itu meskipun kita semua pasti mengaku cinta lingkungan.
Diantara pertanyaan-pertanyaan yang bejibun itu, ada yang menyangkut tentang : Dimana loe biasanya buang sampah? asli, ni pertanyaan Kepo abis, ya teserah lah mau dibuang dimana, bukan urusan loe kali, mungkin itu jawaban dari orang yang nggak suka hidupnya dikepo-kepoin. Terus ada juga yang menyangkut ‘kalo loe ada sepatu atau barang bekas, loe apain?’ kebanyakan sampel menjawab dikasihin ke orang yang ngebutuhin, gue yakin itu jawaban pencitraan banget, tapi ada juga yang ngejawab kalo pakaian bekasnya dijadiin pel, lumayan lah biar efisien, lagian nggak mungkin juga kan baju bolong-bolong loe kasihin ke orang lain, pastinya cuma gembel yang mau nerima baju bolong, itupun kalo dia lagi mood, kalo nggak, giamana? nah biar lebih berguna mending dijadiin pel lantai aja.
Ada juga pertanyaan : Apakah kalo loe buang sampah, tu sampah dipilah-pilah dulu antara sampah plastik, sampah sayuran (organik atau sampah non organik)?. Dan kebanyakan sampel banyak yang pura-pura nggak tau cara milahnya gimana atau beralasan nggak ada waktu buat ngelakuin gituan, tante gue sih nulisnya ‘Males’ sebagai alasan utama mereka nggak memilah-milah sampah sebelum dibuang, soalnya mereka pas ditanya gitu jawabnya rada males-malesan, takut dikatain jorok kali ya kalo sampah pampers bayi dicampur sama sampah plastik ama sayur-sayuran ,,, sumpah ini menjijikkan banget #Hoeeekk.
Trus ada juga pertanyaan tentang barang elektronik apa aja yang loe punya, ini berkaitan dengan energi listrik dan pemanasan global, makin banyak daya listrik dan alat elektronik yang loe punya , makin menyebabkan krisis energi dan pemanasan global. Selain itu, loe punya tanaman apa aja di rumah? apa rumah loe juga nanam rumput yang bisa nyerap air? gimana sistem pembuangan sampah rumah tangga di rumah loe? loe pernah kerja bakti bersih-bersih lingkungan nggak? ya gitu-gitu pertanyaannya. Udah gitu, ditanyain juga, perilaku loe dalam menggunakan air, kalo nyuci, loe pake air keran mengalir atau air yang ditampung dalam bak, kalo pake mesin cuci, loe butuh berapa kali bilasan? ini ada hubungannya sama pencemaran air dan pemborosan air. Seberapa sering loe biarin TV/ tape/ DVD/ pompa air menyala saat loe nggak perlu atau saat loe nggak ada? ada juga pertanyaan tentang seberapa sering loe pake kendaraan umum untuk bepergian, ternyata sebagian besar masyarakat sekarang nggak suka pake kendaraan umum dan milih pake kendaraan sendiri-sendiri, padahal itu bikin polusi tau, dari banyaknya asap kendaraan yang bermunculan, itu bakal mengotori udara, udah gitu, bahan bakar yang kita pakai bahan bakar fosil (BBM) otomatis kalo kita lebay dan suka makai sepeda motor/ mobil buat keperluan nggak penting, kita ikut-ikutan menambang bumi, logikanya sih gitu menurut hasil penelitian gue, halah. Selain itu juga ditanyain apa loe melakukan service (pengecekan) kendaraan secara berkala, ini penting banget deh, dengan makin sering kendaraan di cek kondisinya, asap buang yang dihasilkan knalpotnya juga makin bagus, jadi udara agak sedikit terkurangi polusinya, lain halnya dengan kendaraan yang dibiarin gitu aja, nggak pernah diservice dan diganti olinya, pastinya bakal cepat rusak dan asap knalpotnya, naudzubillah, mencemari pernafasan banget.
Kalo gue tulis semua isi pertanyaan yang ada di survei itu, kalian semua pasti pada muntah kali ya, gegara kelamaan. Ya udah gue kasih tau pertanyaan akhirnya aja ya. Di akhir survei, pertanyaannya kayak main kuis gitu, cuma cukup jawab ‘True or False’ Bener apa Salah’,
ini beberapa pertanyaan yang musti dijawab salah apa bener, check it out :

– Sampah organik, non organik , sampah plastik sama sampah non plastik, nggak perlu dipilah-pilah dulu sebelum dibuang? (True or False)
– Membakar sampah dapat membuat pencemaran di udara? (True or False)
– Mengecek kondisi kendaraan (service motor) secara berkala, nggak ada kaitannya sama menjaga lingkungan? (True or False)
– Menyalakan keran air saat nggak digunakan, merupakan perilaku pemborosan air? (True or False)
– Menutup Panci saat memasak dapat menghemat bahan bakar? (True or False)
– Setiap rumah perlu menyediakan area resapan air (True or Flase)
– Menggunakan kendaraan umum saat bepergian dapat menghemat bahan bakar (True or False)
– Sinar Matahari dapat dijadikan sumber energi alternatif (True or False)

Nah, kurang lebih itu pertanyaan yang musti Ibu-ibu/ Bapak-bapak jawab kalau lagi di survei lingkungan hidup sama tante gue dan gue. Banyak kan? pertanyaan ini penting lho buat pemerintah dan kementerian lingkungan hidup kita untuk ngambil kebijakan dan mengetahui bagaimana kebiasaan lingkungan hidup masyarakatnya.
Kalo bukan kita, siapa lagi, iya kan? 🙂

Diposkan pada dailynotesyanti

KEGIATAN PUASA : HARI KE -ENAM

KEGIATAN PUASA : HARI KE -ENAM

By : YantiNurhida (Write at 15 Juni 2013)

Kalian ngapain aja puasa ini? Gue sih banyak kesibukan (bangun tidur -tidur lagi-bangun tidur-tidur lagi-ngecek TL-tidur lagi-gak kerasa udah mau buka- buka puasa-taraweh-tidur-sahur-nonton TV-tidur lagi) ya kira-kira gitu deh aktivitas gue yang amat sangat menyita waktu, apa boleh buat, pengangguran kayak gue emang cocoknya begitu, wehehehe. Kalo nggak tidur dan browsing2, gue bantuin tante gue buat survei, survei Lingkungan hidup gitu deh, lumayan buat nambah pengalaman, kalo nambah uang jajan sih nggak sama sekali, jadi kami ke rumah-rumah orang nggak dikenal, mengendap-ngendap, terus cari-cari barang berharganya terus dikantongin, buset ini sih namanya maling #Salah, maksudnya gue ke rumah-rumah orang yang ada dalam satu Rukun Tetangga, terus nyurvei kurang lebih sepuluh buah rumah buat jadi sampel, terus rumahnya ditanyain siapa nama kepala rumah tangga ama anggota rumahnya siapa aja, lahir tahun berapa, pokoknya menurut gue pertanyaan ini adalah pertanyaan paling ngorek urusan pribadi orang lain deh, namanya juga BPS (Badan Pusat Statistik). Jadi data yang kami ambil musti valid dan ditanyain bener-bener ke sampelnya.
Kurang lebih ada seratus buah pertanyaan (kalo nggak salah sih) yang berkaitan sama kebiasaan lingkungan hidup. Buset, pertanyaannya banyak amat yak, mulut tante gue aja ampe ngeluarin buih-buih putih gitu, hehehe. Nah, menurut kalian semua yang kece-kece, menjaga lingkungan hidup itu penting nggak sih? seberapa penting? apa sangat penting, nggak penting, kurang penting atau penting ajah? kalo bagi gue sih, penting bingits, tapi dalam penerapannya sehari-hari kita suka mengabaikan semua itu meskipun kita semua pasti mengaku cinta lingkungan.
Diantara pertanyaan-pertanyaan yang bejibun itu, ada yang menyangkut tentang : Dimana loe biasanya buang sampah? asli, ni pertanyaan Kepo abis, ya teserah lah mau dibuang dimana, bukan urusan loe kali, mungkin itu jawaban dari orang yang nggak suka hidupnya dikepo-kepoin. Terus ada juga yang menyangkut ‘kalo loe ada sepatu atau barang bekas, loe apain?’ kebanyakan sampel menjawab dikasihin ke orang yang ngebutuhin, gue yakin itu jawaban pencitraan banget, tapi ada juga yang ngejawab kalo pakaian bekasnya dijadiin pel, lumayan lah biar efisien, lagian nggak mungkin juga kan baju bolong-bolong loe kasihin ke orang lain, pastinya cuma gembel yang mau nerima baju bolong, itupun kalo dia lagi mood, kalo nggak, giamana? nah biar lebih efisien dijadiin pel lantai aja.
Ada juga pertanyaan : Apakah kalo loe buang sampah, tu sampah dipilah-pilah dulu antara sampah plastik, sampah sayuran (organik atau sampah non organik)?. Dan kebanyakan sampel banyak yang pura-pura nggak tau cara milahnya gimana atau beralasan nggak ada waktu buat ngelakuin gituan, tante gue sih nulisnya ‘Males’ sebagai alasan utama mereka nggak memilah-milah sampah sebelum dibuang, soalnya mereka pas ditanya gitu jawabnya rada males-malesan, takut dikatain jorok kali ya kalo sampah pampers bayi dicampur sama sampah plastik ama sayur-sayuran ,,, sumpah ini menjijikkan banget #Hoeeekk.
Trus ada juga pertanyaan tentang barang elektronik apa aja yang loe punya, ini berkaitan dengan energi listrik dan pemanasan global, makin banyak daya listrik dan alat elektronik yang loe punya , makin menyebabkan krisis energi dan pemanasan global. Selain itu, loe punya tanaman apa aja di rumah? apa rumah loe juga nanam rumput yang bisa nyerap air? gimana sistem pembuangan sampah rumah tangga di rumah loe? loe pernah kerja bakti bersih-bersih lingkungan nggak? ya gitu-gitu pertanyaannya. Udah gitu, ditanyain juga, perilaku loe dalam menggunakan air, kalo nyuci, loe pake air keran mengalir atau air yang ditampung dalam bak, kalo pake mesin cuci, loe butuh berapa kali bilasan? ini ada hubungannya sama pencemaran air dan pemborosan air. Seberapa sering loe biarin TV/ tape/ DVD/ pompa air menyala saat loe nggak perlu atau saat loe nggak ada? ada juga pertanyaan tentang seberapa sering loe pake kendaraan umum untuk bepergian, ternyata sebagian besar masyarakats ekarang nggak suka pake kendaraan umum dan milih pake kendaraan sendiri-sendiri, padahal itu bikin polusi tau, dari banyaknya asap kendaraan yang ebrmunculan, itu bakal mengotori udara, udah gitu, bahan bakar yang kita pakai bahan bakar fosil (BBM) otomatis kalo kita lebay dan suka makai sepeda motor/ mobil buat keperluan nggak penting, kita ikut-ikutan menambang bumi, logikanya sih gitu menurut hasil penelitian gue, halah. Selain itu juga ditanyain apa loe melakukan service (pengecekan) kendaraan secara berkala, ini penting banget deh, dengan makin sering kendaraan di cek kondisinya, asap buang yang dihasilkan knalpotnya juga makin bagus, jadi udara agak sedikit terkurangi polusinya, lain halnya dengan kendaraan yang dibiarin gitu aja, nggak pernah diservice dan diganti olinya, pastinya bakal cepat rusak dan asap knalpotnya, naudzubillah mencemari pernafasan banget.
Kalo gue tulis semua isi pertanyaan yang ada di survei itu, kalian semua pasti pada muntah kali ya, gegara kelamaan. Ya udah gue kasih tau pertanyaan akhirnya aja ya. Di akhir survei, pertanyaannya kayak main kuis gitu, cuma cukup jawab ‘True or False’ Bener apa Salah’,
ini beberapa pertanyaan yang musti dijawab salah apa bener, check it out :
– Sampah organik, non organik , sampah plastik sama sampah non plastik, nggak perlu dipilah-pilah dulu sebelum dibuang? (True or False)
– Membakar sampah dapat membuat pencemaran di udara? (True or False)
– Mengecek kondisi kendaraan (service motor) secara berkala, nggak ada kaitannya sama menjaga lingkungan? (True or False)
– Menyalakan keran air saat nggak digunakan, merupakan perilaku pemborosan air? (True or False)
– Menutup Panci saat memasak dapat menghemat bahan bakar? (True or False)
– Setiap rumah perlu menyediakan area resapan air (True or Flase)

Nah, kurang lebih itu pertanyaan yang musti Ibu-ibu/ Bapak-bapak jawab kalau lagi di survei lingkungan hidup sama tante gue dan gue. Banyak kan? pertanyaan ini penting lho buat menteri lingkungan hidup kita untuk ngambil kebijakan dan mengetahui seberapa parah kebiasaan lingkungan hidup masyarakatnya.
Udah ya, gue cape beud nih ngetiknya, ntar kita sambung lagi. Gue mau ngelanjutin misi penting dulu (beberes rumah) , jangan lupa salam sayang dari gue buat tanaman-tanaman kalian di rumah yang unyu-unyu, dengan nanam satu pohon, kita bisa ikut nyumbang kelestarian lingkungan dan bagus juga buat ngurangin polusi di bumi. So… kalo bukan kita, siapa lagi ? Ya kan?